
Rektor UI Heri Hermansyah. (istimewa)
JawaPos.com – Universitas Indonesia (UI) mulai melirik sektor properti dalam upaya pengembangan asetnya. Strategi pengembangan aset kampus menjadi kawasan komersial produktif ini digadang-gadang bisa mensubsidi, bahkan menggratiskan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa tidak mampu.
Rektor UI Heri Hermansyah mengungkapkan, pemanfaatan aset strategis ini menjadi penting bagi perguruan tinggi untuk mendorong kemandirian keuangan dan kualitas pendidikan. UI sendiri disebutnya memiliki aset strategis, baik dari sisi aset tangible maupun intangible, yang dapat dikembangkan demi kemajuan universitas dan bangsa.
Yang mana, jika dikelola dengan tepat, pendapatan dari aset-aset ini dinilai bisa melampaui pemasukan dari UKT yang selama ini menjadi salah satu sumber biaya operasional pendidikan. “UI mempunyai potensi aset yang sangat besar untuk meningkatkan pendapatan kampus. Kami memiliki 700 profesor, ribuan doktor, dan aset fisik yang apabila dikelola dengan baik bisa menghasilkan Rp700 miliar,” ujarnya usai acara Jalan Sehat UI di Kampus UI Depok, Minggu (27/7).
Dia mencontohkan, soal rencana membangun kawasan komersial, seperti SCBD, Jakarta Selatan, di lahan milik UI. Menurutnya, potensi ini terbuka dengan didukung adanya upaya pembukaan exit jalan tol melalui lahan sepanjang 2 kilometer aset kampus.
Menindaklanjuti rencana tersebut, pihaknya telah mengajukan izin pada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk membuka akses langsung dari jalan tol tersebut ke kawasan kampus dan rumah sakit UI. Karena menggunakan aset UI, dipastikan tak perlu ada pembebasan atau lahan masyarakat yang terdampak.
“Apabila aset ini dikelola dengan produktif, itu bisa dipakai membantu mensubsidi UKT mahasiswa,” jelasnya. Bahkan, menggratiskan UKT mahasiswa yang tidak mampu menjadi Rp 0,-.
Ia menambahkan, keterlibatan investor dan pelaku usaha menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi aset tersebut. Sehingga nantinya dampak besar benar-benar bisa dirasakan oleh kampus, baik itu dalam menciptakan pendidikan berkualitas tinggi hingga biaya kuliah terjangkau untuk mahasiswa.
Seperti diketahui, tiap tahun ajaran baru, isu UKT kerap membebani mahasiswa. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) pun telah mewanti-wanti agar tak menjadikan UKT sebagai sumber pendanaan utama perguruan tinggi negeri (PTN), khususnya PTN badan hukum (PTN-BH).

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
