Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Agustus 2024 | 19.51 WIB

Wasekjen PMII Sebut Mahasiswa Harus Perkuat Partisipasi Publik untuk Kesehatan Demokrasi

Mahasiswa dari elemen Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) berunjuk rasa Melawan Tirani Pemerintahan Jokowi di Bundara HI, Jakarta, Senin (12/02/2024).

JawaPos.com - Mahasiswa adalah salah satu elemen penting dari penyelenggaraan demokrasi di Indonesia. Mereka adalah agen-agen terdepan untuk memastikan pemerintahan tetap berjalan sesuai dengan tupoksi dan untuk pemerataan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Hasnu Ibrahim menyebut bahwa mahasiswa, khususnya PMII punya tugas memperkuat partisipasi publik sebagai roh dari demokrasi.
 
“Kami mendorong dan memastikan lompatan-lompatan transformasi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (4/8).
 
 
Gerakan partisipasi publik itu dapat diwujudkan dengan banyak. Salah satunya seperti yang dilakukannya dengan terlibat di Dewan Pimpinan Pusat Indonesia Youth Congres yang menangani terkait bidang Politik, Pemerintahan dan Pembangunan Demokrasi.
 
Termasuk ikut terlibat dalan Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (KOMPAK) Indonesia maupun mengajak orang untuk ikut dalam Gerakan Politik Rakyat (Gerpol-Rakyat) sebagai upaya memperkuat kerja-kerja masyarakat sipil di Indonesia.
 
Untuk memastikan tugas itu terlaksana, Hasnu kini mencalonkan diri sebagai Calon Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Periode 2024-2027. 
 
 
Mengusung kredo perfectum of PMII, victory of Indonesia, Hasnu yakin akan memberikan kemajuan tidak hanya bagi PMII melain terhadap bangsa Indonesia. 
 
“Dengan tema besar kepemimpinan PMII untuk Nusantara Maju, Berdaulat dan Berkelanjutan sebagai respon cepat PMII terhadap Ibu Kota Nusantara sebagai simbol transformasi negara maju dan modern di masa depan,” ungkapnya.
 
Hasnu sendiri tercatat sudah 12 tahun aktif di PMII. Ia pernah menjabat Ketua Komisariat PMII Universitas Muhammadiyah Kupang pada tahun 2017 sebelum akhirnya menjadi Ketua Cabang PMII Kupang periode 2018-2019.
 
“Selanjutnya saya dipercaya menjadi koordinator ekspansi di NTT oleh PKC PMII Bali Nusra dan upaya pembentukan Pengurus Koordinator Cabang PMII Persiapan NTT pada tahun 2019-2020,” tuturnya.
 
 
Hingga kini tercatat empat penghargaan didapat bersama dengan 27 karya dari buku hingga artikel, serta enam konsentrasi kajian. 
 
Kini pemilihan Calon Ketua Umum PB PMII telah masuk pada tahapan konsolidasi ke cabang-cabang dan pengurus wilayah PMII se Indonesia. Kongres akan digelar pada 9 sampai 15 Agustus di Palembang, Sumatera Selatan.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore