
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham.
JawaPos.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham, mengingatkan pentingnya menjaga etika dan nilai dalam menyampaikan kritik terhadap pemerintah. Ia memahami, kritik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem demokrasi.
Namun, kritik harus disampaikan secara jujur, rasional, serta tidak didorong oleh kepentingan tertentu yang dapat merusak kualitas demokrasi.
“Sekarang ini banyak orang yang berjuang atas nama keadilan, tetapi dilakukan secara tidak adil. Berjuang untuk demokrasi, tetapi dengan cara yang tidak demokratis. Mengusung nilai, tetapi dengan cara yang tidak bernilai,” kata Idrus kepada wartawan, Selasa (17/3).
Ia menegaskan, sikap kritis dalam proses demokratisasi harus tetap berlandaskan komitmen kebangsaan demi kemajuan Indonesia. Kritik, kata dia, harus taat asas dan dipandu oleh ideologi negara serta aturan hukum yang berlaku.
“Sikap kritis dalam proses demokratisasi sejatinya dijalankan atas dasar komitmen kebangsaan untuk kemajuan Indonesia, taat asas, serta dipandu oleh ideologi dan falsafah Pancasila, juga aturan perundang-undangan. Selain itu, kritik harus rasional, objektif, logis, dan faktual,” jelasnya.
Baca Juga:Dipimpin Agrinas Pangan Nusantara, Pembangunan Koperasi Merah Putih Libatkan Kepala Desa dan Babinsa
Idrus juga menyinggung kemungkinan adanya kepentingan tertentu di balik aliran dana kepada pihak-pihak dalam ruang diskursus publik. Ia mengingatkan bahwa pemberian dana tersebut patut dicermati.
“Kalau ada dana diberikan kepada seseorang, tentu tidak mungkin tanpa tujuan. Pasti ada komitmen di balik itu. Ini patut dicurigai ada kepentingan tertentu,” ujarnya.
Meski demikian, Idrus menilai pemerintah tidak perlu bersikap represif dalam menghadapi kritik. Ia menekankan pentingnya kesadaran bersama bahwa Indonesia adalah rumah besar yang harus dijaga oleh seluruh elemen bangsa.
“Pemerintah tidak perlu represif. Yang penting adalah mengajak semua pihak menyadari bahwa Indonesia ini rumah besar kita bersama yang harus kita rawat,” tuturnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022