
MPV listrik premium XPENG X9 saat melintasi Tugu Jogja, salah satu landmark di Kota Gudeg. (Rayhan Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com - Perjalanan darat jarak jauh umumnya identik dengan tubuh pegal, rasa lelah, dan kebutuhan untuk beberapa kali beristirahat. Namun pengalaman berbeda dirasakan saat menjajal XPENG X9 Long Range Pro dalam perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta sejauh sekitar 574 kilometer.
MPV listrik premium ini menawarkan kombinasi kenyamanan, teknologi, dan efisiensi yang membuat perjalanan panjang terasa jauh lebih ringan. Bahkan, kenyamanan yang dihadirkan membuat suasana kabin terasa mendekati pengalaman berada di private jet kelas atas.
Sejak pertama masuk ke dalam kabin, kesan premium langsung terasa. Material interior berkualitas tinggi dipadukan dengan ruang kabin yang lapang, menciptakan suasana yang nyaman untuk perjalanan jarak jauh.
Sebagai pengemudi, kenyamanan menjadi salah satu keunggulan utama. Jok depan dirancang ergonomis dan dilengkapi fitur pijat dengan tiga mode berbeda. Fitur yang sama juga tersedia pada kursi kapten di baris kedua. Kehadiran fitur pijat ini sangat membantu mengurangi rasa lelah selama berjam-jam berada di balik kemudi maupun sebagai penumpang.
Kursi kapten di baris kedua menjadi salah satu daya tarik utama XPENG X9. Kursi tersebut dilengkapi penopang kaki, pengaturan rebah elektrik, serta tiga tingkat pijatan. XPENG menyebut konfigurasi ini sebagai kursi zero gravity karena mampu memberikan posisi duduk yang sangat rileks layaknya kursi kelas bisnis pesawat terbang.
Kenyamanan kabin semakin terasa berkat hadirnya Smart Dual-Chamber Air Suspension. Sistem suspensi udara pintar ini mampu menyesuaikan karakter peredaman sesuai kebutuhan pengemudi, baik dalam mode Comfort maupun Sport.
Keunggulan sistem ini langsung terasa ketika mobil melintasi Jalan Tol Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ). Sambungan jalan yang selama ini dikenal kurang bersahabat bagi banyak kendaraan dapat dilalui dengan sangat baik. Getaran yang biasanya terasa hingga ke dalam kabin berhasil diminimalkan sehingga penumpang tetap merasa nyaman.
Suspensi udara tersebut juga dapat menurunkan ketinggian kendaraan secara otomatis saat berhenti. Fitur ini memudahkan penumpang ketika masuk maupun keluar kendaraan, terutama bagi anak-anak dan lansia.
Alhasil, perjalanan panjang dari Jakarta menuju Yogyakarta berlangsung sangat mulus tanpa memberikan rasa lelah berlebihan kepada pengemudi maupun penumpang.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
