Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Mei 2025 | 23.27 WIB

Korok Radiator Mobil: Servis Kerak Cegah Kerusakan Komponen Vital, Ketahui Manfaat dan Kapan Harus Melakukannya

Ilustrasi radiator mobil. (Pinterest) - Image

Ilustrasi radiator mobil. (Pinterest)

JawaPos.com - Karena merupakan komponen vital mobil, radiator perlu dilakukan perawatan secara rutin. Salah satunya adalah korok radiator, beberapa dari kita, pada pemilik mobil, apalagi yang usianya sudah lebih dari lima tahun, pasti pernah mendengar istilah tersebut.

Jenis servis ini mampu memelihara radiator sehingga tetap dalam kondisi prima. Dengan demikian, radiator bisa bekerja menstabilkan suhu mesin secara sempurna dan mencegah risiko terjadinya overheat atau kelewat panas yang bisa berbahaya.

Sekilas, servis ini bisa dianggap sama dengan kuras radiator. Padahal manfaat dan prosesnya berbeda. Mengutip HaloBengkel, korok radiator adalah servis yang bertujuan untuk membersihkan kerak yang terdapat dalam pipa-pipa atau jalur air dalam komponen radiator.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), korok memiliki arti lubang, liang memanjang, atau tembusan. Nah, istilah tersebut sering digunakan di perbengkelan untuk merujuk pada perawatan pembersihan bagian dalam radiator secara total dan mendetail. 

Pembersihan tersebut tidak hanya dilakukan dengan cara menguras. Namun, melibatkan metode khusus untuk menghilangkan kerak yang sudah mengendap serta mengeluarkannya dari pipa kapiler.

Biasanya, korok radiator perlu dilakukan  setelah melewati kurun waktu masa pemakaian tertentu. Korok radiator bermanfaat untuk mencegah berbagai risiko kerusakan pada komponen radiator, termasuk kebocoran dan karat.

Seiring waktu, pada bagian dalam radiator akan terbentuk kerak akibat sisa cairan yang mengendap. Endapan tersebut lama kelamaan jumlahnya menjadi semakin banyak, sehingga bisa menyebabkan pipa kapiler tersumbat.

Hal tersebut bisa berdampak buruk pada kinerja radiator karena aliran cairan radiator menjadi tidak lancar. Alhasil, proses pendinginan terganggu sehingga radiator tidak bisa menstabilkan suhu mesin secara optimal.

Gangguan tersebut bisa meningkatkan risiko terjadinya overheat, yang mana mengacu pada kondisi panas berlebih ketika mesin bekerja. Kondisi tersebut bisa mengarah pada terjadinya kerusakan komponen mesin. 

Mesin yang overheat dapat menyebabkan mobil sering mati sendiri sehingga mengganggu perjalanan. Penumpukan endapan atau kerak juga berpotensi menimbulkan karat pada komponen radiator. 

Selain itu, kerak juga meningkatkan risiko keropos sehingga bisa menyebabkan terjadinya kebocoran menjadi semakin parah.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore