Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Oktober 2026 | 20.36 WIB

Gen Z Jadi Pengguna Terbesar AI untuk Pendidikan

Ilustrasi AI untuk mendukung proses belajar. (Apporto) - Image

Ilustrasi AI untuk mendukung proses belajar. (Apporto)

JawaPos.com - Penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk kebutuhan pendidikan di Indonesia meningkat tajam. Berdasarkan data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan, penggunaan AI untuk edukasi dan pembelajaran mencapai 43,98 persen pada 2025, naik dari 21,84 persen pada tahun sebelumnya.

Di tengah tren tersebut, generasi Z atau Gen Z tercatat sebagai kelompok pengguna AI terbesar dengan proporsi 43,7 persen. Angka ini memperlihatkan semakin besarnya peran teknologi kecerdasan buatan dalam aktivitas generasi muda, termasuk untuk mengakses informasi, memahami materi pelajaran, dan menyelesaikan berbagai kebutuhan akademik.

Perubahan tersebut sekaligus memunculkan tantangan baru bagi dunia pendidikan. Kemudahan memperoleh jawaban melalui AI perlu diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis, memeriksa keakuratan informasi, serta memahami materi secara mandiri.

Sebab, meskipun AI dapat membantu mempercepat pencarian informasi dan mengolah bahan pembelajaran, teknologi ini tidak selalu menghasilkan jawaban yang akurat. Penggunaan tanpa verifikasi berisiko membuat pelajar maupun mahasiswa menerima informasi keliru atau terlalu bergantung pada jawaban instan.

Di sisi lain, perkembangan AI juga mengubah cara mahasiswa mempelajari materi perkuliahan. Jika sebelumnya proses belajar banyak bertumpu pada buku, catatan, dan pencarian informasi melalui mesin pencari, kini mahasiswa memiliki alternatif untuk mempelajari materi melalui ringkasan otomatis, percakapan interaktif, hingga konten audio.

Cara Belajar Mahasiswa Mulai Berubah

Perubahan pola belajar tersebut terlihat dari semakin beragamnya pemanfaatan AI di lingkungan perguruan tinggi.

Mahasiswa tidak hanya menggunakan teknologi ini untuk mencari jawaban atas pertanyaan akademik, tetapi juga membantu menyusun catatan, memahami konsep yang sulit, mengembangkan ide, hingga mempersiapkan kebutuhan karier.

Salah satu teknologi yang menawarkan kemampuan tersebut adalah Google Gemini. Melalui sejumlah fiturnya, mahasiswa dapat mengolah bahan kuliah menjadi ringkasan, latihan pembelajaran, maupun materi audio yang dapat dipelajari kembali.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore