
Ilustrasi Spotify. (Unsplash)
JawaPos.com - Layanan streaming musik global, Spotify, telah meluncurkan fitur yang memberikan kendali detail yang belum pernah ada sebelumnya kepada pengguna atas pengalaman personalisasi mereka. Pengguna kini dapat mengecualikan lagu individu dari "Taste Profile" mereka.
Hal ini merupakan sebuah langkah yang diharapkan dapat membersihkan rekomendasi dan playlist algoritmik dari track yang tidak relevan.
Seperti dilansir dari Digital Trends, Selasa (7/10), fitur baru ini secara langsung menjawab keluhan umum pengguna, terutama mereka yang berbagi akun dengan anak-anak, keluarga, atau teman, yang sering kali mendapati rekomendasi musik mereka terdistorsi oleh lagu-lagu di luar selera pribadi mereka.
Sebelumnya, jika pengguna terpaksa memutar musik tertentu, misalnya, musik tidur, playlist pesta, atau lagu anak-anak, satu-satunya cara untuk mencegahnya memengaruhi rekomendasi adalah dengan mengecualikan seluruh playlist, sebuah tindakan yang dianggap terlalu drastis.
Dengan pembaruan ini, pengguna di seluruh dunia, baik gratis maupun premium, dapat mengakses opsi baru, yakni "Exclude from your Taste Profile".
Mencoba fitur baru Spotify kini semakin praktis. Pengguna cukup mengetuk ikon tiga titik (...) di samping judul lagu, kemudian memilih opsi “Exclude from your Taste Profile”. Setelah fitur ini diaktifkan, riwayat pemutaran lagu tersebut, baik yang sudah maupun yang akan diputar, tidak lagi memengaruhi rekomendasi musik di akun pengguna.
Dampak paling terasa ada pada playlist yang dibuat otomatis oleh algoritma Spotify, seperti Discover Weekly atau On Repeat. Dengan begitu, jika ada lagu yang tidak ingin memengaruhi preferensi utama, pengguna cukup mengecualikannya saja. Menariknya, lagu itu tetap bisa diputar kapan pun secara manual tanpa hambatan.
Fitur ini memberi keleluasaan lebih bagi pengguna untuk menjaga agar rekomendasi musik tetap relevan dengan selera pribadi, tanpa perlu menghapus playlist yang ada.
Sementara itu, pihak Spotify menjelaskan bahwa perubahan ini, meskipun kecil, memberikan kontrol yang lebih halus atas personalisasi. Pengguna tidak perlu lagi menghapus playlist hanya karena beberapa track yang sesekali diputar tidak sesuai dengan selera musik inti mereka.
Fitur ini memungkinkan rekomendasi tetap sinkron dengan selera asli pengguna, bahkan jika kebiasaan mendengarkan mereka sesekali "menyimpang" karena kebutuhan situasional.
Ini juga memastikan bahwa data track yang tidak diinginkan tidak akan ikut memperburuk tampilan ringkasan tahunan seperti Wrapped.
Fitur “Exclude from your Taste Profile” kini telah diluncurkan secara global di seluruh platform (iOS, Android, desktop, dan web), menandai upaya Spotify untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin dalam personalisasi layanan streaming musik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022