Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Oktober 2026 | 01.18 WIB

Dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kualitas Demokrasi Dinilai Alami Kemunduran

Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti dihadirkan sebagai ahli dalam sidang lanjutan perkara yang mempersoalkan syarat pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024, di Gedung MK, Jakarta, Rabu (30/9) malam. (istimewa) - Image

Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti dihadirkan sebagai ahli dalam sidang lanjutan perkara yang mempersoalkan syarat pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024, di Gedung MK, Jakarta, Rabu (30/9) malam. (istimewa)

JawaPos.com - Koalisi Masyarakat Sipil (KMS) memberikan rapor merah atas dua tahun kepemimpinan masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. KMS menyebut kualitas demokrasi semakin mengalami kemunduran dalam dua tahun terakhir.

Pakar Hukum Tata Negara Bivitri Susanti mengungkapkan daya kritis rakyat saat ini mengalami pembungkaman. Bahkan, kepala negara justru mendeskreditkan pihak-pihak yang melakukan kritik atas setiap kebijakan pemerintah.

"NGO juga dikanalisasi dalam wadah-wadah ormas dan juga diteknokratiskan. Jadi, daya politik itu kita agak lemah. Kalau ada orang kritis dibilangnya kiri, enggak boleh karena komunis. Komunis artinya ateis dan lain sebagainya," kata Bivitri menyoroti dua tahun kepemimpinan pemerintahan Prabowo di Jakarta, Senin (19/10).

Ia mengungkapkan  masyarakat sipil yang menyuarakan keresahan atas setiap kebijakan pemerintah justru mengalami kriminalisasi. Bivitri mencontohkan kasus penyiraman air keras yang dialami aktivis Andrie Yunus.

"Dari dulu semua kawan-kawan kita yang dikriminalisasi, yang sebagian di sini juga ada yang ditersangkakan dan lain sebagainya. Semuanya punya pikiran yang sama, bahwa kalau ada kesalahan ya harus dikritik. Tidak bisa didiamkan, karena kita memang dengan sengaja dibuat takluk. Politics of fear itu di situ sekarang kita hidup," tegasnya.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore