Kendaraan melintas Ruas Jalan Layang MBZ di hari perdana tahun baru pada Kamis (1/1/2026). (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)
JawaPos.com - Memasuki penghujung libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pergerakan kendaraan di Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) mulai menunjukkan perubahan arah.
Arus balik menuju Jakarta kian mendominasi, menandai berakhirnya masa liburan panjang dan dimulainya kembali aktivitas masyarakat di wilayah Jabodetabek.
Data lalu lintas yang dihimpun PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) pada Jumat, 2 Januari 2026, mencatat lonjakan signifikan volume kendaraan dari arah timur menuju Jakarta.
Sepanjang hari, tercatat sebanyak 38.091 kendaraan melintas menuju ibu kota, atau melonjak sekitar 50 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang berada di angka 25.330 kendaraan.
Peningkatan arus kendaraan terjadi hampir di seluruh rentang waktu, dengan lonjakan paling mencolok pada periode malam hari. Pada jam-jam tersebut, volume kendaraan menuju Jakarta melonjak hingga 77,54 persen dibandingkan kondisi normal.
Sementara itu, pada siang hari, kenaikan tercatat sebesar 52,87 persen, menunjukkan arus balik berlangsung konsisten sejak tengah hari hingga malam.
Sebaliknya, lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jakarta mulai menunjukkan tren penurunan.
Pada hari yang sama, volume kendaraan ke arah luar Jakarta tercatat sebanyak 31.273 kendaraan. Angka ini turun sekitar 5,56 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 33.115 kendaraan.
"Penurunan arus keluar Jakarta terutama terlihat pada periode siang hingga malam hari. Meski demikian, pada pagi hari masih tercatat volume kendaraan yang relatif lebih tinggi dibandingkan kondisi normal, mengindikasikan masih adanya pergerakan masyarakat yang memanfaatkan sisa libur di awal hari," kata Ria Marlinda Paallo
VP, Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol melalui keterangannya.
Secara keseluruhan, data tersebut menunjukkan bahwa pada 2 Januari 2026, arus kendaraan yang kembali menuju Jakarta telah melampaui arus kendaraan yang meninggalkan ibu kota.
Kondisi ini menjadi sinyal kuat bahwa puncak perjalanan keluar kota saat libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 telah terlewati, dan masyarakat mulai kembali ke rutinitas kerja maupun aktivitas harian.
Pola pergerakan ini juga sejalan dengan tren tahunan libur Nataru, di mana arus balik umumnya mulai terasa sejak dua hingga tiga hari sebelum aktivitas perkantoran dan sekolah kembali normal.
Jalan Layang MBZ, sebagai salah satu jalur utama arus balik di koridor Tol Jakarta–Cikampek, kembali menjadi titik krusial dalam distribusi lalu lintas menuju ibu kota.
Di tengah meningkatnya arus balik, PT JJC mengingatkan para pengguna jalan agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Pengemudi diminta memastikan kondisi fisik tetap prima, menghindari berkendara dalam keadaan lelah, serta melakukan pengecekan kendaraan sebelum memasuki ruas jalan layang.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
