
emerintah menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa generator listrik dan telepon pintar kepada masyarakat yang terdampak banjir di sejumlah daerah di Pulau Sumatera. (Komdigi)
JawaPos.com - kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa generator listrik dan telepon pintar kepada masyarakat yang terdampak banjir di sejumlah daerah di Pulau Sumatera.
Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan layanan dasar, terutama akses listrik dan komunikasi di wilayah terdampak.
Pengiriman bantuan tersebut dilepas oleh Dirjen Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Kemkomdigi Fifi Aleyda Yahya, mewakili Menkomdigi Meutya Hafid.
Pelepasan bantuan berlangsung di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (22/12), sebagai hasil kerja sama Kemkomdigi dengan Telkomsel.
Fifi menjelaskan, bantuan ini difokuskan untuk memastikan masyarakat yang terdampak bencana tetap memiliki akses komunikasi, mendapatkan informasi yang dibutuhkan, serta menjaga ketenangan di tengah kondisi darurat.
“Bantuan itu menjadi simbol kehadiran pemerintah dan sektor private untuk meringankan beban masyarakat terdampak banjir di Sumatera, juga sebagai wujud nyata gotong royong kita untuk memastikan kehidupan warga dapat kembali pulih setelah musibah ini,” tutur Fifi.
Bantuan logistik yang dikirimkan mencakup 100 unit genset berkapasitas 10 KVA guna mendukung pemulihan pasokan listrik sementara.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan 500 unit ponsel pintar untuk menunjang kebutuhan komunikasi warga terdampak.
Tak hanya itu, bantuan juga mencakup 1.500 paket perlengkapan ibadah yang berisi jilbab, mukena, dan Alquran.
Seluruh bantuan tersebut akan disalurkan ke berbagai wilayah terdampak banjir di Sumatera, dengan prioritas pada daerah yang mengalami dampak paling parah.
Seperti Kabupaten Aceh Tamiang, Takengon di Kabupaten Aceh Tengah, serta Blangkejeren di Kabupaten Gayo Lues.
Menurut Fifi, kondisi di lapangan terus berubah dan menuntut respons yang cepat serta tepat sasaran. Ia menyoroti banyak warga yang sebenarnya masih berada di area dengan jaringan komunikasi aktif, namun kehilangan atau mengalami kerusakan perangkat akibat banjir.
“Situasi di lapangan sangat dinamis. Banyak masyarakat yang sebenarnya sinyalnya sudah ada, tetapi handphone-nya rusak atau hilang akibat banjir. Karena itu, bantuan HP ini menjadi sangat penting,” ujar Fifi.
Ia menambahkan, keberadaan ponsel pintar dan genset diharapkan mampu menjaga konektivitas masyarakat agar tetap terhubung dengan keluarga serta memperoleh informasi terkini.
Sementara itu, perlengkapan ibadah diharapkan dapat memberikan kekuatan batin bagi para korban bencana.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022