
Menkeu Purbaya Yudjhi sadewa Bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin. Purbaya menjamin iuran BPJS Kesehatan tidak naik, setidaknya hingga pertengahan 2026. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menjamin bahwa iuran BPJS Kesehatan tak akan naik, setidaknya hingga pertengahan 2026. Jaminan ini diberikan seiring kondisi ekonomi yang masih belum begitu bagus.
“Sampai tahun depan sepertinya belum (naik), sampai pertengahan tahun depan. Kita lihat gini, kalau untuk otak-atik iuran itu kita lihat kondisi masyarakat dulu. Kalau ekonominya sudah agak bagus, baru mereka boleh otak-atik iuran,” kata Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta Pusat, dikutip Jumat (24/10).
Hal ini dipertegas dengan keinginannya untuk mengucurkan dana Rp 20 triliun bagi BPJS Kesehatan tahun depan. Dana itu untuk menalangi sekaligus menghapus tunggakan iuran BPJS Kesehatan masyarakat.
“Mereka perkirakan kebutuhan tahun depan berapa kurangnya segitu atau kurang sedikit lah, jadi Rp 20 triliun untuk 2026,” tukasnya.
Adapun besaran iuran BPJS Kesehatan, jika dilihat pada Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan terbagi menjadi tiga kelas, diantaranya:
Kelas 1: Rp 150 ribu per orang per bulan.
Kelas II: Rp 100 ribu per orang per bulan.
Kelas III: Rp 42 ribu per orang per bulan, di mana Rp 7 ribu disubsidi pemerintah.
Sebelumnya, Menkeu Purbaya juga telah memutuskan untuk menghapus atau memutihkan tunggakan BPJS Kesehatan yang bernilai Rp 20 triliun.
Keputusan itu diambil saat Purbaya bertemu dengan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron di Kantor Kementerian Keuangan pada Rabu (22/10).
Purbaya mengungkapkan, pemutihan tersebut dibahas di sela-sela persiapan anggaran BPJS Kesehatan untuk 2026.
Laporan pendahuluan itu akan disampaikan ke Menkeu sebelum nantinya dibahas lebih lanjut oleh tim teknis terkait penganggarannya.
“Tadi minta dianggarkan berapa, Rp 20 triliun. Sesuai dengan janji presiden, itu sudah dianggarkan,” ungkapnya setelah bertemu dengan Ali Ghufron.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022