
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pemerintah masih memiliki ruang cukup untuk mengantisipasi kenaikan harga minyak dunia yang kembali menyentuh angka USD 100 per barel.
Sebagaimana diketahui,kontrak berjangka minyak mentah Brent mencapai 101,75 dollar per barel pada Rabu (8/9) pagi.
“Cukup seperti yang kita hitung sebelumnya. Kan kita sekarang dengan asumsi pada waktu itu 2,8 persen itu asumsi USD 100 per barrel. Walaupun turunin sedikit, kan rata-rata sekarang masih di bawah USD 90 kalau nggak salah harga minyak dunianya yang kita bayar untuk asumsi APBN itu. Jadi masih ada ruang,” ujar Purbaya kepada awak media di Jakarta, Kamis (10/9).
Purbaya mengatakan, pemerintah masih dapat mengatur anggaran apabila kenaikan harga minyak tersebut bertahan pada level saat ini.
Pasalnya, kenaikan harga minyak dunia saat ini masih berada dibawah kondisi ketika awal pecahnya perang antara Iran dan Amerika Serikat yang menyentuh level diatas USD 120 per barel.
“Kita akan atur anggaran kita tetap berkesenambungan dengan defisit tetap ditekan di bawah 3 persen. Sekarang aja defisitnya baru 0,91 Juli Agustus 0,95 lah nggak naik banyak. Kalau diabsorb di APBN kan enggak,” ujarnya.
Baca Juga:Dito Ariotedjo: Tak Ada Yaqut Qoumas dalam Pembicaraan Awal Tambahan Kuota Haji dengan Arab Saudi
Dia menambahkan, dampak kenaikan harga minyak dunia dapat lebih terasa pada jenis bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Sementara itu, masyarakat yang menggunakan BBM bersubsidi seperti Pertalite masih mendapat perlindungan dari pemerintah.
“Sebagian mungkin yang Pertamax kita akan terkena, tapi kan masyarakat umum yang umum yang pakai Pertalite kan masih disubsidi,” ucapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022