
Keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP) antri untuk menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) beras 20 kg di Kantor Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Depok, Jawa Barat, Kamis, (24/07/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Mengecek penerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah saat ini semakin mudah dan tidak ribet. Cukup menggunakan handphone dan KTP, pengecekan penerima bansos sudah bisa dilakukan.
Contoh bansos yang disalurkan yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
PKH merupakan bansos yang diberikan ke keluarga miskin dan rentan berupa uang tunai yang besarannya disesuaikan dengan kategori penerima.
Sementara itu, BPNT adalah bantuan pangan yang diberikan secara non-tunai melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Penerima bansos BPNT akan mendapatkan bantuan Rp 200 ribu per bulan. Jadi, penerima bantuan akan menerima uang sebesar Rp 600 per tahap penyaluran.
Cara mengecek status penerima bansos pun gampang. Hanya memerlukan handphone, para keluarga penerima manfaat (KPM) bisa langsung mengecek sudah sejauh mana bansos itu berjalan.
2. Cek NIK KTP bansos melalui web Kemensos
Jika memang terdaftar, sistem akan menampilkan sejumlah informasi, seperti nama penerima dan usia, jenis bansos yang diterima (PKH, BPNT, atau lainnya), status bantuan (YA atau TIDAK), dan periode pencairan, misalnya Juli-September 2025.
Sebelumnya, Kabar bahagia datang untuk keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial dari pemerintah pusat.
Pemerintah memastikan bahwa bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng alias BPNT periode keempat akan kembali disalurkan pada periode Oktober–November 2025.
Pedoman penyalurannya sudah turun, yang berarti bantuan ini sudah siap dibagikan kepada masyarakat penerima.
Total penerima manfaat bantuan kali ini mencapai sekitar 18,3 juta keluarga di seluruh Indonesia.
Diperkirakan bansos PKH-BPNT tahap empat ini akan mulai dicairkan akhir bulan Oktober ini sekaligus untuk dua bulan dengan November.
Mereka yang berhak menerima bantuan PKH-BPNT ini adalah masyarakat yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Khususnya para penerima BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) atau program sembako, baik yang mendapatkan BPNT murni maupun yang juga terdaftar sebagai penerima PKH (Program Keluarga Harapan).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Crystal Palace vs Middlesbrough di Carabao Cup: The Boro Siap Permalukan Tuan Rumah
Polisi Sebut Human Error Dibalik Kecelakaan Maut BYD M6 yang Tewaskan Sekeluarga di Kembangan Jakbar
