Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Mei 2025 | 14.55 WIB

Pemerintah dan Muhammadiyah Kompak soal Penentuan Idul Adha 2025, Pastikan Berlangsung Serentak 6 Juni

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan hasil sidang isbat penetapan 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah di  Jakarta (27/5/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan hasil sidang isbat penetapan 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah di Jakarta (27/5/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah resmi menetapkan 1 Zulhijah 1466 Hijriah, jatuh pada harii ini, Rabu (28/5).

Sehingga, perayaan Hari Raya Idul Adha 2025 yang diselenggarakan pada 10 Zulhijah, jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025.

Penetapan ini diumumkan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam sidang isbat yang digelar di kantor Kemenag, Jakarta, pada Selasa (27/5) malam.

"Setelah menerima laporan dari pelaku rukyat yang kredibel dan telah melalui verifikasi, kita menyimpulkan bahwa 1 Zulhijah jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025,” terang Nasaruddin dalam konferensi pers.

Nasaruddin menjelaskan, proses penetapan 1 Zulhijah didasarkan pada dua metode yang digunakan bersamaan, yakni hisab berupa perhitungan astronomi dan rukyat melalui pengamatan hilal. 

Berdasarkan laporan yang diterima Kemenag dari berbagai titik rukyat di seluruh Indonesia, hingga menjelang Maghrib belum ada yang berhasil melihat hilal. Namun, laporan mengejutkan datang dari Aceh. 

“Last minute, ada yang menyaksikan hilal di Aceh. Yakni Pak Nabil, yang telah memberikan kesaksian dan disumpah oleh pihak berwenang. Ini sangat penting karena kesaksian ini menjadi dasar pengambilan keputusan,” ujar Nasaruddin.

Dengan adanya kesaksian tersebut, pemerintah memiliki dasar yang kuat untuk menetapkan awal bulan Zulhijah. Keputusan ini diambil secara mufakat dalam sidang isbat yang diikuti oleh berbagai elemen, baik dari kalangan pemerintah maupun masyarakat. 

"Insya Allah, ini adalah hasil musyawarah yang melibatkan semua pihak. Mari kita jadikan momen Iduladha ini sebagai refleksi untuk mempererat solidaritas dan kepedulian sosial,” ucapnya.

Karena itu, dengan ditetapkannya Idul Adha 2025 pada 6 Juni oleh pemerintah, maka perayaan Idul Adha antara pemerintah dan Muhammadiyah berlangsung serentak.

Sebab, Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan secara resmi bahwa Idul Adha jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025.

Hal itu sebagaimana Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal dan Zulhijah 1446 Hijriah, yang di teken pada (28/1).

Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, menyampaikan bahwa penetapan maklumat berpedoman pada metode hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

Ia menjelaskan, 1 Zulhijah 1446 H jatuh pada hari Rabu Kliwon, 28 Mei 2025 M. Hari Arafah, 9 Zulhijah 1446 H jatuh pada hari Kamis Pon, 5 Juni 2025 M. Sehingga, 10 Zulhijah 1446 H jatuh pada hari Jumat Wage, 6 Juni 2025 M.

Dengan itu, perayaan Idul Adha 2025 antara Pemerintah dan Muhammadiyah tidak ada perbedaan. Pemerintah dan Muhammadiyah akan merayakan Idul Adha secara serentak, pada Jumat 6 Juni 2025.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore