Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Juli 2023 | 17.29 WIB

Cerita Penumpang AirAsia Rute Bandung ke Bali: Udah Delay, Barang Orang Ditinggal Pula

Air Asia memiliki beberapa maskapai penerbangan di berbagai negara Asia namun pusatnya berada di Malaysia, yang juga menjadi penyumbang pendapatan terbesar - Image

Air Asia memiliki beberapa maskapai penerbangan di berbagai negara Asia namun pusatnya berada di Malaysia, yang juga menjadi penyumbang pendapatan terbesar

 
JawaPos.com - Viral di media sosial, cerita seorang penumpang pesawat rute Bandung ke Bali yang mengaku kecewa terhadap pelayanan dari maskapai AirAsia. Ini disebabkan oleh penerbangan yang terlambat atau delay hingga barang-barang di bagasi yang tertinggal di Bandung.
 
Seorang penumpang dengan akun Twitter @mega_dwilestari mengatakan makin kecewa saat manajemen maskapai yang justru tidak memberi kejelasan soal kompensasi terkait insiden bagasi ketinggalan ini. Untuk diketahui, JawaPos.com telah menghubungi pemilik akun dan diizinkan untuk mengutip ceritanya di medsos.
 
"Bagasi di tinggal flight maskapai Air Asia dari Bandung ke Bandara I Gusti Ngurah Rai. Di tanya konpensasi nya apa, jawab nya “nanti kami hubungi” di beri nomor telepon oleh pihak maskapai, tp tidak aktif. (-) Tanggung jawab @airasia @airasia_indo," cuit @mega_dwilestari yang dilihat Jawapos.com, Jumat (30/6).
 
 
Dalam utas yang dibagikan, Mega_dwilestari turut mengunggah sebuah video para penumpang maskapai AirAsia yang sedang mengisi dokumen. Suasana di lokasi sangat riuh, seperti yang dilihat JawaPos.com, sejumlah penumpang bahkan tak kuasa menahan amarah kepada manajemen.
 
Beberapa penumpang terdengar meluapkan amarah dengan berbicara keras hingga terdengar seperti memukul-mukul meja. Sementara di lokasi, terlihat sejumlah manajemen dari maskapai AirAsia sedang menangani dokumen yang dikumpulkan penumpang.
 
Lebih lanjut, Mega_dwilestari membeberkan bahwa ada barang penting yang tertinggal di bagasi itu. Diantaranya, seperti obat-obatan dan susu anak.
 
Ia sangat menyayangkan kejadian ini karena membuat pekerjaan penumpang menjadi terhambat. Meski begitu, kata dia, manajemen maskapai menjanjikan bahwa barang-barang penumpang dibagasi akan tiba hari Jumat pukul 10 pagi.
 
Untuk diketahui, insiden barang-barang milik penumpang pesawat AirAsia di bagasi yang tertinggal di Bandung terjadi pada hari Kamis, 29 Juni 2023. "Mereka bilang akan tiba esok jam 10 pagi. Tp tidak memberikan konpensasi sama sekali," lanjutnya.
 
Kemudian, pada pukul 20.09, setelah menunggu lebih dari 24 jam dirinya mengaku masih belum menerima bagasi. Bahkan, dia mengaku kontak manajemen maskapai yang diberikan sulit untuk dihubungi.
 
"Sudah lebih dari 24 jam bagasi masih belum saya terima dari Air Asia. Kontak sulit dihubungi. Sudah saya email dan bahkan telepon, tp belum di respon. Terakhir mereka bilang pukul 14.00 sdg proses pengiriman menuju lokasi. Tp sampai saat ini belum jg tiba @airasia_indo @airasia," jelasnya.
 
Selanjutnya, pada pukul 21.51, dirinya memberi kabar bahwa bagasi sudah tiba dengan aman. Namun saat ditanya perihal kompensasi, secara tegas dia mengatakan tidak ada.
 
"Alhamdulillah bagasi sudah tiba dengan aman. Banyak sekali yg dm dan tanya mengenai kompensasi. Saya perjelas, TIDAK ADA kompensasi sama sekali. Sekian thread ini saya tutup. Terima kasih," tandasnya.
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore