
KRIUK: Sejumlah anak berpartisipasi dalam lomba makan kerupuk yang diselenggarakan oleh dan untuk kalangan keluarga sendiri di Bekasi. (IMAM HUSEIN/JAWA POS)
JawaPos.com - Lahir pada akhir Juli, Rumah Digital Indonesia (RDI) mencoba mencuri perhatian publik lewat Arena Lomba 17-an. Itu merupakan salah satu menu pada laman situs yang kelahirannya turut dibidani Putri Tanjung tersebut.
Bertepatan dengan semarak kemerdekaan Republik Indonesia pada bulan ini, Arena Lomba 17-an diharapkan menjadi sarana bagi masyarakat untuk merayakan HUT RI. ’’Kami mendesain dunia baru virtual untuk mewadahi masyarakat Indonesia merayakan semarak kemerdekaan,’’ kata Putri yang menjabat ketua bidang pengembangan konten RDI dalam jumpa pers pada 2 Agustus lalu.
RDI menjadi kepanjangan tangan pemerintah untuk menyemarakkan kemerdekaan. RDI yang mencantumkan logo Kominfo pada sisi atas lamannya itu bisa diakses secara bebas. Selain Arena Lomba 17-an, ada enam ruang virtual yang lain di sana. Pasar Lokal, Ruang Komunitas, Seni dan Budaya, Petualangan Nusantara dan Wajah Indonesia, Literasi Digital, serta Panggung Nasional.
Photo
AKU DULUAN: Dua anak berkompetisi dalam lomba balap karung di lingkungan keluarga mereka di Bekasi. (IMAM HUSEIN/JAWA POS)
Meski nuansanya jauh berbeda dengan perayaan 17-an secara langsung, Putri menyebut RDI sebagai sarana partisipatif yang memungkinkan masyarakat tetap merasakan perlombaan di tengah pandemi Covid-19. Menurut dia, masyarakat juga bisa merasakan keseruan berlomba dengan pengunjung lain. ’’Yang seru bukan hanya permainannya, melainkan juga kompetisinya,” ujar staf khusus presiden itu.
Arena Lomba 17-an menghadirkan empat kompetisi khas Agustusan. Lomba makan kerupuk, tarik tambang, panjat pinang, dan balap karung.
Kemarin (14/8) Sakha Addianala menjajal Arena Lomba 17-an tersebut. Mata bocah 7 tahun itu berbinar melihat empat menu kompetisi yang bisa dicoba. Apalagi, petunjuk permainannya cukup sederhana. ’’Wah, ada pialanya,’’ katanya saat melirik ikon pada sisi kanan atas laman tersebut.
Panjat pinang menjadi lomba pertama yang dicobanya. Misi peserta lomba adalah menangkap hadiah yang berjatuhan dari atas. Sebanyak-banyaknya. Sakha senang ketika mendapatkan skor 647. ’’Sekarang ganti tarik tambang,’’ ujarnya. Setelah itu, dia beralih ke makan kerupuk dan balap karung. Bagian yang paling sulit, menurut dia, adalah balap karung.
Setiap pengunjung situs mendapatkan jatah 15 kali main pada masing-masing lomba setiap kali login. Namun, kompetisi virtual memang tidak sama dengan lomba-lomba yang sifatnya langsung. Apalagi, empat jenis lomba itu relatif terlalu mudah diselesaikan. Tidak semenantang permainan lain yang juga bisa diakses lewat gawai.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022