
Adian Napitupulu FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS
JawaPos.com - Penyakit jantung yang diderita anggota Komisi I DPR yang juga politikus PDIP Adian Napitupulu rupanya sudah lama. Staf Adian, Musyafaur Rahman, mengatakan, awal mula penyakit jantung yang diderita Adian Napitupulu yakni pada 2013 silam.
Saat itu adian mengeluh sesak napas di bagian dadanya. Saat itu Adian mengalami sakit di dada dan muntah-muntah. Itu ternyata serangan jantung, baru saat itulah kita tahu beliau ada penyumbatan di jantung, ujar Musyafaur saat dikonfirmasi, Sabtu (21/12).
Mantan aktifis 98 itu pun dipasang dua ring di jantungnya pada 2013. Karena ada penyumbatan di jantunya. Kemudian pada 2019 saat Pileg dan Pilpres lalu, Adian kembali dipasangi ring oleh dokter Rumah Sakit Medistra, Jakarta.
Ketika itu ada tiga ring yang dipasang di jantung Adian akibat penyumbatan. "Di 2019, masa pileg-pilpres, Februari atau Maret, itu dipasang lagi tiga ring," terang Musyafaur.
Saat ini Adian Napitupulu sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam, Jakarta. Kondisinya pun sudah berangsur-angsur pulih. Keluarga berserta kolega juga menjenguknya.
Sebelumnya diketahui, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menceritakan kronologi serangan jantung Adian saat berada di dalam perjalanan dengan menggunakan pesawat dari Jakarta ke Palangkaraya dalam rangka tugasnya sebagai anggota DPR.
"Di dalam perjalanan, Adian yang selalu bersemangat dalam menjalankan tugasnya ini tiba-tiba merasakan sakit di bagian badan," ujar Hasto.
Hasto mengatakan, saat Adian kolaps kebetulan ada Rudianto Tjen Anggota Komisi I DPR dari PDIP di pesawat yang sama. Kepada Rudianto Tjen, Adian menyampaikan rasa sakitnya. Awak kabin pesawat lalu diberi tahu dan segera memberikan pertolongan pertama di dalam pesawat.
Hasto menyatakan, sesampainya pesawat mendarat di Palangkaraya, pihak ground staff bandara sudah siap dan segera membawa Adian ke RS Muhammadiyah kemudian dibawa ke RSUD Dorrys Sylvanus. Pihak RS langsung menugaskan dokter ahli jantung Dr Sangap Sitorus untuk menangani. Wakil direktur RSUD yakni Dr Theodorus juga ikut mengobservasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022