Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 April 2025 | 20.45 WIB

Hidayat Nur Wahid Dorong Presiden Prabowo Tetapkan 3 April jadi Hari NKRI

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid


JawaPos.com - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) yang menetapkan tanggal 3 April sebagai Hari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal itu sebagai peringatan dan penghormatan terhadap hadirnya kembali NKRI melalui mosi integral yang disampaikan oleh Mohammad Natsir di Parlemen Republik Indonesia Serikat (RIS), pada 3 April 1950.

Terlebih, dahulu Partai Sosialis Indonesia (PSI) yang didirikan oleh Sumitro Djojohadikusumo, Ayah dari Presiden Prabowo, juga termasuk partai yang secara aklamasi mendukung mosi Integral Natsir itu.

“Selama ini sudah ada Hari Nasional seperti Hari Pancasila pada 1 Juni dan Hari Konstitusi pada 18 Agustus dan lain-lain, sebagai pilar-pilar penting kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka penting Presiden Prabowo di awal masa pemerintahannya bisa menetapkan hari NKRI pada 3 April," kata HNW kepada wartawan, Sabtu (5/3).

HNW mengungkapkan, usulan ini sebenarnya telah disampaikan kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai legacy di akhir masa jabatannya, tetapi ternyata Jokowi tidak mengambil momentum tersebut.

Oleh karenanya, Presiden Prabowo dapat mengambil langkah mensejarah di awal pemerintahannya, apalagi memang kerap menggaungkan keharusan persatuan nasional dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam pembangunan.    

“Dengan ditetapkan Hari NKRI pada tanggal 3 April ini, maka semakin memperkuat komitmen pemerintahan Prabowo menjaga NKRI dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan seluruh komponen bangsa, termasuk tidak melupakan jasa para Bapak Bangsa yang telah menyelamatkan NKRI,” ujarnya.

Lebih lanjut, HNW mengatakan bahwa mosi integral yang disampaikan oleh Natsir selaku pimpinan Partai Islam Masyumi ini juga menunjukkan bahwa komitmen kelompok Islam di Indonesia terhadap NKRI sangatlah kuat.

“Sehingga, dengan penetapan tanggal 3 April sebagai hari NKRI, semakin menegaskan hal tersebut, ke depan tidak ada lagi upaya memecah belah kesatuan nasional dengan adu domba kelompok Islam dengan kelompok nasionalis lainnya karena menuduh umat Islam sebagai anti terhadap NKRI, padahal justru Partai Islam Masyumi melalui Ketuanya M Natsir yang selamatkan NKRI,” pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore