
Deretan bus pengantar jamaah haji Indonesia bergerak dari tenda pemondokan Mina menuiu hotel tempat menginap di Makkah, Selasa (18/6).
JawaPos.com - ”Pak mau nanya. Hotel saya ini. Bisa dibantu mencarikan taksi pak? Beberapa rombongan kami tidak kuat jalan,”. Pertanyaan itu diungkapkan Mahmud, jemaah asal Bondowoso, kepada personel Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang sedang berjaga di sekitaran Masjidil Haram.
Pagi itu, Rabu (19/6), dia bersama sejumlah rekannya memang tengah berada di Masjidil Haram. Melaksanakan tawaf ifadah dan sai. Sekaligus tawaf wada.
Sehari sebelumnya, mereka baru saja tiba di hotel tempat menginapnya. Setelah sebelumnya tinggal di tenda pemondokan Mina untuk melaksanakan mabit (bermalam) dan lempar jumrah di Jamarat.
Tarif taksi-taksi yang beroperasi di Makkah juga sedang mahal-mahalnya. Untuk perjalanan dengan radius 1 kilometer saja, tarifnya bisa di atas 100 Riyal atau Rp 450 ribu.
Mahmud tidak sendirian. Ada banyak jemaah yang memilih tidak istirahat setelah selesai mabit dan lempar jumrah. Mereka langsung ke Masjidil Haram untuk tawaf dan sai.
Saat hendak kembali ke hotelnya, sebagian di antara mereka bingung. Ada yang lupa jalan pulang, ada pula yang sudah kadung capek untuk balik ke hotelnya.
Sebenarnya, PPIH Arab Saudi sudah mengimbau jemaah untuk istirahat dulu setelah menyelesaikan ibadah puncak haji. Selain untuk mengembalikan kondisi fisik, juga menunggu meredanya situasi kepadatan di Makkah.
Baca Juga: Gak Perlu Perawatan Mahal! Ini 3 Cara Membuat Rambut Tebal dan Berkilau dengan Masker Tomat, Simak!
”Kami mengimbau agar jemaah untuk memulihkan fisik terlebih dulu. Istirahat cukup, jangan langsung menuju Masjidil Haram untuk tawaf maupun sai,” kata Kepala Daerah Kerja (daker) Makkah PPIH Arab Saudi, Khalilurrahman.
Sesuai jadwal yang sudah ditetapkan, PPIH bakal kembali mengoperasikan bus salawat untuk mengantar jemaah ke Masjidil Haram mulai Kamis (20/6).

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
