Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 Februari 2024, 01.16 WIB

Kapolda Sebut Kericuhan Aksi APDESI di DPR Sudah Dipersiapkan

Ribuan perangkat desa yang tergabung dari berbagai organisasi melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (31/1/2024). (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Ribuan perangkat desa yang tergabung dari berbagai organisasi melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (31/1/2024). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto menyebut bahwa massa aksi dari Aksi Nasional Desa Bersatu (APDESI) memang sudah merencanakan kericuhan dalam aksi di depan Gedung DPR RI. Hal itu menurutnya sudah diendus anggota kepolisian. 

"Hari ini teman-teman melihat ada aksi penyampaian pendapat di DPR yang sedikit diwarnai pengerusakan sebagian kecil dari pagar DPR luar, dan kita tahu mereka sudah mempersiapkan," ujarnya kepada wartawan, Rabu (31/1).
 
Sejak hari Selasa (30/1) kemarin, ia mengatakan bahwa pihak kepolisian sudah merazia barang-barang yang dianggap akan membuat suasana demo menjadi ricuh. 
 
 
"Sudah dapatkan banyak sekali lebih dari 30 (ban). karena kalau ban dibakar 30 biji bisa dibayangkan asap hitam seolah olah nanti membuat kekacauan," ungkapnya.
 
Namun begitu, ia memastikan bahwa dalam aksi yang ricuh tersebut, tak ada anggotanya yang mengalami luka usai adu serangan dengan massa yang melempar batu.
 
"Alhamdulillah enggak ada. Kita kan dilengkapi dengan helm, dengan tameng, kita bisa ngeliat ke atas ada lemparan batu-batu dan botol. Kalau botol sih saya rasa kalau kena enggak papa kecuali kalau ada isinya," pungkas Karyoto.
 
Sebelumnya, Koordinator Aksi Nasional Desa Bersatu (APDESi) Sunan Bukhori menyebut bahwa aksi massa ini ingin memastikan bahwa DPR RI telah mengirimkan surat undangan ke pemerintah agar pengesahan revisi UU Desa bisa diputuskan sesuai tenggat yang ditentukan yakni 6 Februari 2024.
 
"Sampai hari ini revisi UU Desa masih menjadi tanda tanya besar," ujarnya kepada wartawan, Rabu (31/1).
 
"Oleh karena itu kami semua datang kesini dari seluruh Indonesia, dari 9 organisasi, ingin memastikan bahwa hari ini DPR RI membuat undangan untuk pemerintah, itu aja," tegas Sunan.
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore