
ASYIK-ASYIKAN: Band Italia Måneskin tampil di Liseberg, Gothenburg, Swedia, bulan lalu. (Tommy Holl/TT News Agency/AFP)
Maneskin menggenggam Eropa dan dunia. Band muda eksentrik asal Italia itu sukses memenangi kompetisi lagu bergengsi di Eropa, Eurovision 2021. Kesuksesan tersebut jelas anomali. Sebuah band rock, di negara yang lebih memuja musik balada, berhasil jadi jawara di kompetisi pop.
--
JALAN Maneskin menuju Eurovision penuh dengan kompetisi. Mereka mengikuti The X Factor Italia dan Sanremo Festival of Italian Song, yang lekat dengan genre pop. Bisa dikata, perjalanan mereka jauh dari jalur band rock pada umumnya.
”Hidup di Italia sebagai band rock, sulit sekali rasanya menjangkau pendengar global. Tapi, begitu dapat kesempatan emas, musik kami yang bakal bicara,” kata vokalis Damiano David.
Di Italia, musik rock hampir sulit mendapat panggung. Jurnalis Il Messaggero Andrea Andrei mengakui, genre tersebut tak pernah jadi mainstream di sana. ”Negara kami punya hubungan yang begitu aneh dengan rock. Keberhasilan Maneskin tak lepas dari The X Factor Italia, ’mesin’ yang menyiapkan mereka untuk kesuksesan arus utama,” ungkapnya sebagaimana dikutip The New York Times. Andrea menilai, tanpa penampilan di TV, grup beranggota personel berusia awal 20-an itu bakal merana seperti band cadas Italia lainnya.
Di final, Maneskin menang setelah membawakan Zitti e Buoni. ”Lagu itu adalah karya pertama kami yang ditulis dalam bahasa Italia. Awalnya, kami membawakannya akustik, hanya vokal dan gitar,” kata David.
Tapi, karena tidak menemukan chorus yang meyakinkan, Zitti e Buoni diutak-atik lagi. Riff gitar Thomas Raggi ditambahkan. ”Psssh! Keajaiban terwujud,” lanjutnya. Khusus Eurovision, lirik lagu sedikit diubah agar tidak menampilkan umpatan. Kini, album Teatro d’ira Vol. I –yang memuat Zitti e Buoni dan hits yang tengah viral I Wanna Be Your Slave– memuncaki chart global Spotify.
Namun, nama mereka baru benar-benar melejit berkat Beggin’. Lagu yang merupakan cover kuartet The Four Brothers itu viral di TikTok. Potongan ratata dengan suara serak khas David langsung menempel di telinga. David menilai, kesuksesan itu menyegarkan. ”Kurasa, orang-orang bosan dengan lagu pop yang biasa dimainkan di mana-mana. Tapi, kami percaya, rock itu tetap ada. Kami senang banget lagu kami bisa menyentuh banyak orang baru,” papar David.
Bassist Victoria De Angelis menjelaskan, rock memang bukan genre yang populer saat ini. Apalagi di Italia. Dia menceritakan, lima tahun lalu, Maneskin banyak tampil di jalanan dan ”mengemis” panggung. Penampilan mereka pun berangsur berubah.
”Lima tahun lalu, kami mencoba tampil enggak terlalu eksentrik agar lebih diterima penonton. Hippy dan indie banget pokoknya,” ucap De Angelis. Namun, setelah mengikuti ajang The X Factor Italia, mereka mulai lebih berani. Riasan mata lebih tebal. Kuku dilapis kuteks hitam. Pakaian –mengingat mereka kini disponsori label Etro– yang dikenakan lebih glamor dan nyentrik.
Baca Juga: Misteri Rumah Kosong di Ngagel Jaya, Surabaya
Band yang merupakan runner-up The X Factor Italia 2017 itu terinspirasi Led Zeppelin, Franz Ferdinand, hingga Arctic Monkeys. Meski bukan negeri rocker, Maneskin juga meneladani musisi rock Italia. Gitaris Thomas Raggi menjelaskan, dia terilhami La Mia Banda Suona Il Rock, lagu era 1979 yang dibawakan Danza. Lagu yang populer dibawakan di karaoke itu memiliki lirik yang memuji musik, terutama musik rock, sebagai kekuatan universal.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
