Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 April 2026 | 16.50 WIB

Pasukan PBB Italia Ganti Patung Yesus di Lebanon yang Dirusak Tentara Israel, PM Italia Giorgia Meloni Soroti Pesan Damai

Seorang prajurit Italia dari misi UNIFIL berdoa di depan patung Yesus baru di Debl, Lebanon, 22 April 2026 (OSV News) - Image

Seorang prajurit Italia dari misi UNIFIL berdoa di depan patung Yesus baru di Debl, Lebanon, 22 April 2026 (OSV News)

JawaPos.com - Sebuah simbol keagamaan di Lebanon selatan akhirnya kembali berdiri setelah dirusak dalam insiden yang menuai kecaman internasional. Patung Yesus Kristus di desa Debl, dekat perbatasan Israel, yang sebelumnya dihancurkan oleh tentara Israel, kini telah digantikan oleh pasukan penjaga perdamaian Italia dalam misi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Peristiwa ini terjadi di desa mayoritas Kristen yang terletak di kawasan yang selama ini menjadi titik sensitif dalam dinamika konflik regional. Dokumentasi visual yang beredar luas di media sosial memperlihatkan seorang tentara Israel memukul bagian kepala patung dengan palu besar, yang kemudian memicu kecaman dari berbagai pihak.

Dilansir dari CNA, Jumat (24/4/2026), kontingen Italia dalam misi UNIFIL mengambil inisiatif untuk menyumbangkan dan memasang patung Yesus baru di lokasi tersebut. Langkah ini dipandang sebagai bentuk solidaritas sekaligus upaya memulihkan simbol spiritual masyarakat setempat.

Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, secara resmi menyampaikan apresiasinya terhadap tindakan pasukan tersebut. Ia menyatakan bahwa pemasangan patung baru itu merupakan "pesan kuat tentang harapan, dialog, dan perdamaian," yang relevan di tengah situasi kawasan yang masih bergejolak.

Selain itu, Meloni menegaskan bahwa keputusan itu mencerminkan komitmen Italia dalam mendukung stabilitas dan perlindungan nilai-nilai kemanusiaan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pasukan penjaga perdamaian Italia yang dinilainya telah bertindak dengan sensitivitas terhadap konteks sosial dan religius lokal.

Sementara itu, militer Israel mengakui insiden perusakan dan telah menjatuhkan sanksi terhadap pihak yang terlibat. Dua tentara dikenai hukuman penahanan militer selama 30 hari serta dicopot dari tugas tempur. Selain itu, enam tentara lain yang berada di lokasi namun tidak mencegah atau melaporkan kejadian dipanggil untuk menjalani pemeriksaan.

Insiden ini tidak berdiri sendiri, melainkan terjadi dalam konteks konflik yang lebih luas antara Israel dan kelompok Hizbullah. Eskalasi meningkat sejak 2 Maret ketika Hezbollah melancarkan serangan ke Israel sebagai bentuk dukungan terhadap Iran, yang kemudian dibalas dengan operasi militer Israel di Lebanon.

Dampak konflik tersebut sangat besar. Lebih dari 2.400 orang dilaporkan tewas di Lebanon, sementara lebih dari satu juta warga terpaksa mengungsi akibat serangan udara dan invasi darat. Meskipun gencatan senjata telah diberlakukan pekan lalu, jumlah korban terus bertambah seiring ditemukannya jenazah di bawah reruntuhan bangunan.

Di pihak Israel, kerugian juga tercatat dengan tewasnya sedikitnya 15 tentara selama operasi berlangsung. Situasi ini menunjukkan bahwa konflik telah menimbulkan konsekuensi serius bagi kedua belah pihak, baik dari sisi militer maupun kemanusiaan.

Dalam konteks tersebut, penggantian patung Yesus di desa Debl menjadi simbol yang melampaui aspek religius semata. Tindakan ini merefleksikan peran komunitas internasional dalam menjaga nilai-nilai perdamaian serta menghormati identitas lokal di tengah konflik bersenjata.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore