
Ilustrasi orang yang merasa selalu kekurangan. (Magnific)
JawaPos.Com - Banyak orang menganggap bahwa kondisi finansial semata-mata ditentukan oleh jumlah penghasilan atau besarnya tabungan.
Padahal, cara seseorang memandang kehidupan sering kali memiliki pengaruh yang tidak kalah besar terhadap kualitas hidup yang dijalaninya.
Salah satu pola pikir yang sering menjadi penghambat kemajuan adalah mentalitas serba kurang atau scarcity mindset.
Pola pikir ini membuat seseorang terus merasa kekurangan, meskipun situasinya sebenarnya sudah jauh lebih baik dibandingkan masa lalu.
Mentalitas serba kurang tidak selalu berkaitan dengan kondisi ekonomi.
Seseorang bisa memiliki pekerjaan yang baik, penghasilan yang cukup, bahkan aset yang terus bertambah, tetapi tetap merasa cemas, takut kehilangan, dan sulit menikmati hasil jerih payahnya.
Menariknya, pola pikir seperti ini biasanya terlihat dari berbagai kebiasaan sehari-hari.
Semakin lama dibiarkan, semakin sulit seseorang berkembang karena fokusnya selalu tertuju pada apa yang belum dimiliki daripada peluang yang tersedia di depan mata.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022