JawaPos.com - Kulit yang cerah dan sehat menjadi dambaan banyak orang, khususnya kaum wanita. Tak sedikit yang rela mencoba berbagai perawatan demi mendapatkan tampilan kulit yang bersinar.
Namun, perawatan kulit dengan bahan alami kini semakin diminati karena dianggap lebih aman dan minim risiko.
Dilansir dari laman YouTube Kunci Sehat, sejumlah bahan yang mudah ditemukan di sekitar kita ternyata memiliki khasiat mencerahkan kulit secara alami.
Dengan kandungan antioksidan, vitamin, hingga senyawa antiinflamasi, bahan-bahan ini mampu membantu mengatasi kulit kusam, pigmentasi, hingga jerawat. Berikut adalah tujuh bahan alami yang terbukti memutihkan kulit.
1. Kunyit
Kunyit telah lama dikenal sebagai bahan alami yang kaya manfaat, terutama dalam dunia kecantikan. Kandungan kurkumin di dalamnya memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang mampu meregenerasi sel kulit mati serta memperbaiki warna kulit.
Tak heran jika kunyit sering dijadikan campuran lulur atau masker tradisional. Penggunaannya secara rutin dapat membantu mencerahkan kulit yang mengalami hiperpigmentasi atau noda hitam membandel.
2. Teh Hijau
Teh hijau bukan hanya menyegarkan saat diminum, tetapi juga luar biasa dalam merawat kulit. Senyawa utama dalam teh hijau, yaitu EGCG (epigallocatechin gallate), memiliki sifat antioksidan tinggi yang mampu memperlambat penuaan kulit dan meredakan peradangan.
Studi dari Journal of Ethnopharmacology menunjukkan bahwa teh hijau efektif dalam mengurangi melasma atau bintik hitam di wajah. Untuk mendapatkan manfaatnya, teh hijau bubuk bisa dicampur dengan madu dan gula, lalu dijadikan masker selama 10–15 menit.
3. Lidah Buaya
Lidah buaya atau aloe vera mengandung senyawa aktif bernama aloin yang terbukti mampu menghambat pembentukan melanin, zat penyebab penggelapan kulit. Selain itu, lidah buaya memiliki efek menenangkan dan melembapkan, sangat cocok untuk kulit sensitif.
Penelitian dari National Library of Medicine menyebutkan bahwa penggunaan gel lidah buaya murni secara rutin dapat membantu mencerahkan kulit sekaligus meredakan jerawat. Cukup oleskan sebelum tidur dan bilas keesokan harinya.
4. Kedelai
Kedelai mengandung isoflavon yang berfungsi sebagai antioksidan dan anti-penuaan alami. Zat ini juga memiliki efek pencerah yang membantu menekan produksi melanin dan melindungi kulit dari paparan sinar UV.
Studi menunjukkan bahwa kedelai juga kaya akan vitamin E yang menjaga elastisitas kulit dan mencegah peradangan. Anda dapat menumbuk atau memblender kedelai, lalu menggunakannya sebagai masker untuk wajah dan tubuh.
5. Yoghurt
Yoghurt mengandung kalsium dan zinc yang penting untuk menjaga kesehatan kulit. Kalsium membantu melembapkan kulit, sedangkan zinc membantu mengatasi peradangan dan mengurangi pigmentasi.
Senyawa L-cysteine dalam yoghurt diketahui dapat menghambat aktivitas tirosinase yang bertanggung jawab atas penggelapan kulit. Untuk hasil maksimal, campurkan yoghurt dengan madu dan gunakan sebagai masker wajah secara rutin.
6. Cuka Apel
Cuka apel mengandung asam asetat yang berfungsi sebagai antimikroba dan eksfolian alami. Senyawa ini mampu mengurangi jerawat, menyamarkan bercak hitam, dan mencerahkan warna kulit secara perlahan.
Cara penggunaannya cukup mudah: campurkan cuka apel dengan air bersih, oleskan pada kulit selama 2–3 menit, lalu bilas. Sebaiknya lakukan uji sensitivitas terlebih dahulu untuk menghindari reaksi iritasi, terutama bagi kulit sensitif.
7. Madu
Madu adalah pelembap alami yang juga efektif dalam mencerahkan kulit. Kandungan fruktosa, glukosa, serta asam alpha hidroksi dalam madu mampu mengangkat sel kulit mati dan mengurangi pigmentasi.
Selain itu, madu juga kaya antioksidan yang membantu meremajakan kulit dan membuatnya tampak lebih cerah dan kenyal. Campurkan madu dengan air lemon, oleskan pada kulit, diamkan 15–20 menit, lalu bilas hingga bersih.
Menggunakan bahan alami untuk merawat kulit bukan hanya aman, tetapi juga menyenangkan karena mudah dilakukan di rumah. Dengan penggunaan rutin dan tepat, kulit cerah alami bukan lagi sekadar impian.
Namun, perlu diingat bahwa tidak semua jenis kulit cocok dengan bahan-bahan tertentu. Jika timbul reaksi seperti gatal, kemerahan, atau iritasi, segera hentikan pemakaian dan bilas kulit hingga bersih. Selalu prioritaskan keamanan dalam setiap perawatan.