Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Januari 2025 | 18.57 WIB

Minim Etika Bekerja: Orang yang Tidak Punya Etos Kerja, Sering Kali Menunjukkan 8 Perilaku Malas Ini

Ilustrasi orang yang malas dan tidak punya etos kerja. - Image

Ilustrasi orang yang malas dan tidak punya etos kerja.

JawaPos.com - Orang yang bekerja baik suka atau tidak terhadap pekerjaan itu, bukan berarti harus berbuat seenaknya. Hal tersebut menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki etos kerja yang cukup baik.

Dikutip dari laman Universitas Stekom pada (23/01) etos kerja mencerminkan sikap, nilai, dan komitmen seseorang terhadap pekerjaannya. Dengan etos kerja yang baik, kita semua tidak hanya menjadi produktif, tapi lebih dihargai oleh rekan atau atasan.

Dilansir dari laman Blog Herald pada (23/01) orang yang tidak punya etos kerja, sering kali menunjukkan 8 perilaku malas ini :

1. Selalu melakukan penundaan

Ciri penting yang ditunjukkan oleh orang-orang yang tidak memiliki etos kerja adalah penundaan. Penundaan, secara sederhana, adalah tindakan menunda menunda tugas.

Ini adalah sikap pepatah “Aku akan melakukannya nanti”, yang sering kali menyebabkan tugas menumpuk dan akhirnya tidak terselesaikan sama sekali. Perilaku ini jelas merupakan tanda kurangnya etos kerja. Hal ini menunjukkan kurangnya disiplin dan komitmen untuk menyelesaikan tugas secara tepat waktu dan efisien.

Menariknya, orang yang suka menunda-nunda sering kali tidak menyadari bahwa mereka sedang menunda-nunda. Mereka meyakinkan diri sendiri bahwa hanya menunggu “waktu yang tepat” atau “kondisi yang sempurna” untuk memulai pekerjaan tersebut. Tapi kenyataannya, ini hanyalah alasan untuk menghindari tugas yang ada.

2. Mereka selalu terlambat

Perilaku lain yang sering kali menandakan kurangnya etos kerja adalah keterlambatan yang konsisten. Perilaku ini merupakan indikasi jelas tidak adanya etos kerja, yakni menunjukkan kurangnya tanggung jawab, tidak menghargai waktu, dan disiplin orang lain.

3. Menerima pujian tetapi mengabaikan tanggung jawab

Orang-orang yang tidak memiliki etos kerja sering kali mempunyai kemampuan untuk menerima pujian atas keberhasilan mereka, tapi menghilang ketika ada masalah.
Perilaku ini sangat merusak dalam lingkungan tim, hal ini menciptakan lingkungan ketidakpercayaan dan dapat berdampak buruk pada dinamika tim.

Orang-orang seperti itu cepat mengambil langkah maju saat ada peluang untuk bersinar, tapi saat ada yang tidak beres, mereka tidak bisa ditemukan. Orang seperti ini sulit diandalkan oleh rekan atau atasannya, sehingga kehilangan rasa hormat pada dirinya.

4. Terus-menerus mengeluh

Perilaku lain yang sering ditunjukkan oleh orang-orang yang tidak punya etos kerja adalah selalu mengeluh. Mereka ini selalu mencari-cari kesalahan, menyalahkan orang lain, atau mengeluh tentang beban kerja, kolega, atasan, bahkan perusahaan itu sendiri.

Mengeluh terus-menerus bukan hanya sifat negatif tetapi juga mematikan produktivitas. Hal ini menguras energi individu dan juga mempengaruhi moral orang-orang di sekitar mereka.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore