
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria. (Didik Setiawan/ Pewarta Foto Indonesia)
JawaPos.com - Tantangan utama dalam tata kelola kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) saat ini dinilai bukan lagi terletak pada kecepatan perkembangan teknologinya, melainkan pada bagaimana prinsip etika dan nilai dapat diwujudkan dalam bentuk regulasi yang memiliki kekuatan hukum.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menegaskan bahwa etika semata tidak cukup tanpa adanya aturan yang mengikat dan disertai sanksi tegas.
“Jadi tantangannya dalam setiap obrolan soal etika ini adalah seberapa jauh etik ini kemudian bisa menjadi dasar dalam pembangunan regulasi karena tanpa kekuatan hukum itu percuma. Etika tidak punya kekuatan interaktif, tapi kalau regulasi ada sanksi dan hukuman,” kata Nezar di Jakarta, dikutip Kamis (14/5).
Menurut Nezar, kesadaran terhadap pentingnya aspek etika di industri teknologi mulai menunjukkan perkembangan positif. Ia menilai hal itu terlihat dari langkah sejumlah perusahaan teknologi yang kini mulai melibatkan lulusan bidang humaniora dan filsafat untuk membantu menilai dampak produk yang berkaitan langsung dengan manusia.
Ia juga mengapresiasi upaya perusahaan-perusahaan teknologi dalam memasukkan risiko etis sebagai bagian dari mitigasi risiko bisnis mereka.
“Sekarang risiko etis itu jadi salah satu kategori di dalam perusahaan teknologi. Tadinya itu tidak ada dalam hirarki risiko mereka. Jadi itu satu kemajuan menurut saya, bahwa ada kepedulian tentang etika,” tandasnya.
Lebih lanjut, Nezar menekankan bahwa aspek etika menjadi sangat krusial dalam pengembangan teknologi baru seperti AI karena berpotensi memunculkan benturan nilai, norma, hingga perbedaan visi antarmasyarakat.
“Etika menjadi penting karena dalam pengembangan-pengembangan AI kita akan bersinggungan dengan soal-soal yang sangat fundamental, terutama ada konflik nilai, norma, dan visi,” ujar Nezar.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Daftar Pemain Cedera Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Les Bleus Terancam Krisis Lini Tengah!
MA Kekurangan 1.600 Hakim, Lulusan Fakultas Hukum Ditawari Gaji Rp 50 Juta Per Bulan
Prediksi Skor Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cs Dijagokan Singkirkan Three Lions dan Lolos ke Final
