
Ilustrasi orang yang mengonsumsi makanan secara berlebihan saat stres. (freepik)
JawaPos.com - Saat kita merasa tertekan atau cemas, makan bisa menjadi cara yang tak disadari untuk mengatasi perasaan tersebut.
Banyak orang yang cenderung mengonsumsi makanan secara berlebihan saat stres tanpa menyadari bahwa perilaku ini bisa mengarah pada kebiasaan yang tidak sehat.
Psikologi mengungkapkan bahwa ada beberapa perilaku yang cenderung muncul pada individu yang sering makan sebagai cara untuk mengatasi stres, di manabkebiasaan ini tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga pada kesejahteraan emosional.
Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa perilaku yang sering kali muncul pada orang yang mengonsumsi makanan secara berlebihan saat stres, serta cara-cara untuk menghadapinya agar bisa menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran.
Dilansir dari laman Blog Herald pada Jumat (17/1), berikut merupakan 6 perilaku yang dimiliki oleh orang yang mengonsumsi makanan secara berlebihan saat stres, menurut psikologi.
1. Menginginkan makanan yang menenangkan
Saat kita mengalami stres, kita sering kali merasa tertarik pada makanan yang dapat memberikan kenyamanan, seperti es krim, cokelat, atau makanan cepat saji lainnya. Ini adalah perilaku yang sangat umum dan sering dikaitkan dengan stres.
Makanan ini memiliki kandungan gula dan lemak yang dapat merangsang pelepasan hormon dopamine dan serotonin di otak, yang dapat memberi kita rasa bahagia dan tenang sejenak.
Namun, meskipun ini memberikan kenyamanan sementara, makanan tersebut tidak mengatasi masalah mendasar yang menyebabkan stres. Akhirnya, kita hanya akan merasa bersalah setelah makan berlebihan, dan stres pun tetap ada.
2. Makan dengan cepat
Ketika kita merasa tertekan, kita sering kali makan dengan terburu-buru, tanpa memberi perhatian pada proses makan itu sendiri.
Makan dengan cepat dapat menyebabkan kita tidak memberikan cukup waktu bagi tubuh untuk memberi sinyal bahwa kita sudah kenyang.
Ini bisa menyebabkan kita makan lebih banyak dari yang sebenarnya kita butuhkan. Selain itu, makan dengan cepat juga bisa mengganggu pencernaan, karena makanan cenderung tidak dapat dicerna dengan baik.
Jika kita terbiasa makan dengan cepat, cobalah untuk lebih sadar dan makan dengan lebih pelan, agar kita bisa menikmati setiap makanan dan mendengarkan isyarat tubuh kita.
3. Kritik diri

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
