Ilustrasi tanda halus yang menunjukkan bahwa saudara kandung Anda mungkin diam-diam menyimpan rasa benci terhadap Anda. (Freepik)
JawaPos.com – Pada dasarnya hubungan keluarga memang tidak selalu indah dan menyenangkan. Terkadang, hubungan tersebut bisa sangat beracun atau dikenal dengan istilah toxic.
Berurusan dengan keluarga yang toxic tidak berarti Anda harus memutuskan hubungan sepenuhnya atau menjalani kehidupan yang penuh ketegangan.
Artinya, ada cara efektif untuk bertahan hidup dalam keluarga toxic dimana Anda tetap menjaga kewarasan Anda.
Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai beberapa strategi bertahan hidup dalam menghadapi keluarga toxic sebagaimana dilansir dari laman Idea Pod, Rabu (28/8) sebagai berikut :
Kita sering mendengar tentang pentingnya batasan dalam hubungan. Namun jika menyangkut keluarga tentu hal itu menjadi terasa agak rumit. Batasan sendiri bukan tentang menjauhkan orang lain. Batasan ini tentang menciptakan ruang aman untuk diri sendiri.
Ruang tempat Anda dapat bernapas, tumbuh dan menjadi diri sendiri tanpa takut dihakimi atau dikritik. Menurut psikolog, menetapkan batasan dapat secara signifikan mengurangi dampak dinamika keluarga yang toxic pada kesehatan mental Anda.
Anda bisa memulai dengan mengidentifikasi apa yang dapat Anda terima dan apa yang tidak. Kemudian Anda bisa mengomunikasikan hal ini dengan jelas dan tegas kepada anggota keluarga Anda.
Bila Anda terjebak dalam lingkungan keluarga yang toxic maka mudah bagi Anda untuk melupakan kebutuhan Anda sendiri. Bahkan Anda kerap merasa bersalah karena meluangkan waktu untuk diri sendiri.
Oleh sebab itu, untuk bertahan dalam keluarga yang beracun maka Anda perlu melakukan perawatan diri. Sebab dengan Anda mempraktikkan perawatan diri maka Anda menjadi lebih siap untuk mengatasi stres dan juga dapat mencegah kejenuhan.
Intinya merawat diri bukanlah hal yang egois namun merupakan salah satu cara terbaik untuk menghadapi lingkungan keluarga yang toxic.
Strategi lain untuk bertahan dalam keluarga yang toxic adalah mencari bantuan profesional. Mencari bantuan bukanlah tanda kelemahan. Justru hal ini adalah tanda kekuatan.
Ketika Anda mencari bantuan artinya Anda cukup berani untuk mengakui bahwa Anda membutuhkan dukungan dan Anda bersedia mengambil langkah-langkah menuju kesejahteraan Anda sendiri.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
