Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 April 2024 | 20.49 WIB

Menurut Ilmu Psikologi, Ini 9 Kalimat yang Sering Digunakan Orang Dewasa saat Memiliki Luka Emosional 

Ilustrasi perempuan dewasa yang sedih dan termenung karena luka emosional. /Sumber Foto: (Pinterest/Nho Nho) - Image

Ilustrasi perempuan dewasa yang sedih dan termenung karena luka emosional. /Sumber Foto: (Pinterest/Nho Nho)

JawaPos.com – Luka emosional seringkali tidak terlihat, namun dampaknya bisa terasa dalam jangka panjang.

Pengalaman masa lalu, terutama pengalaman emosional yang traumatis dapat membekas hingga dewasa. 

Bekas luka emosional ini sering terwujud dalam pola pikir dan cara bicara kita. Dengan memahami luka emosional yang tersembunyi, hal ini bisa menjadi kunci untuk membantu seseorang menyembuhkan diri dan bergerak maju.

Untuk memahaminya, berikut adalah sembilan kalimat yang sering digunakan oleh orang dewasa dengan luka emosional, menurut psikologi.

Dengan mengenali pola komunikasi ini, diharapkan kita dapat lebih memahami kebutuhan emosional diri sendiri dan orang lain.

Dilansir dari The Vessel, Senin (29/4), berikut sembilan kalimat yang sering digunakan oleh orang dewasa yang memiliki luka emosional, beserta penjelasannya:

1. “Semua ini salah saya.”

Kalimat ini menandakan kecenderungan menyalahkan diri sendiri secara berlebihan. Orang yang terluka secara emosional mungkin akan menyalahkan diri sendiri atas kejadian yang sebenarnya di luar kendali mereka. 

Contohnya, seseorang yang diselingkuhi pasangannya mungkin berpikir bahwa seharusnya dia lebih peka terhadap tanda-tanda selingkuh atau bahwa dia tidak cukup baik untuk pasangannya.

2. “Tidak ada yang mengerti saya.”

Kalimat ini menunjukkan kebutuhan akan dipahami dan diterima. Orang yang terluka secara emosional mungkin merasa kesepian dan sulit membangun hubungan emosional dengan orang lain. 

Hal ini bisa disebabkan oleh pengalaman dimasa lalu dimana mereka merasa tidak didengarkan atau dipahami oleh orang tua, teman, atau pasangan.

3. “Semua ini salahmu!” 

Orang yang terluka secara emosional cenderung menghindari tanggung jawab atas peran mereka dalam permasalahan dan menyalahkan pihak lain. Misalnya, seseorang yang memiliki masalah komunikasi dengan pasangannya mungkin selalu menyalahkan pasangannya tanpa introspeksi diri.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore