Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 November 2025 | 15.01 WIB

10 Perilaku Orang Bermental Kuat, Lakukan Selama Masa Sulit yang Menjadi Pembeda Utama

Ilustrasi seseorang sedang olahraga pagi di taman kota dengan ekspresi tenang dan fokus, menunjukkan ketahanan mental. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang sedang olahraga pagi di taman kota dengan ekspresi tenang dan fokus, menunjukkan ketahanan mental. (Freepik)

JawaPos.com - Setiap orang pasti akan menghadapi masa-masa sulit, krisis, atau tekanan berat yang menguji ketahanan diri.

Namun, ada sekelompok orang yang secara konsisten mampu melewati badai dengan relatif utuh dan bahkan lebih kuat dari sebelumnya.

Keberhasilan ini bukan semata-mata karena keberuntungan, melainkan hasil dari disiplin mental yang ketat.

Mereka mengembangkan kemampuan menghadapi kesulitan yang luar biasa, dengan mempraktikkan kebiasaan khusus.

Perilaku ini memungkinkan mereka untuk tidak hanya bertahan tetapi juga menemukan peluang pertumbuhan di tengah kekacauan.

Melansir dari Geediting.com, Mari kita telaah sepuluh perilaku yang membedakan mereka.

1. Mengakui Kenyataan Tanpa Berpikir Bencana

Mereka melihat situasi sulit secara jernih dan menerima kenyataan tanpa melebih-lebihkan dampak buruknya. Hal ini memungkinkan mereka untuk beroperasi dengan apa yang disebut sebagai optimisme realistis, fokus pada kebenaran. Mereka tidak menambahkan lapisan pemikiran bencana di atas masalah yang sudah ada.

2. Fokus pada Hal yang Dapat Dikendalikan

Orang bermental kuat mengalihkan energi mereka dari hal-hal di luar kuasa mereka. Sebaliknya, mereka berfokus hanya pada tindakan yang dapat mereka lakukan untuk memperbaiki situasi. Mereka tahu melepaskan kekhawatiran yang tidak dapat diubah adalah kunci untuk maju.

3. Mempertahankan Rutinitas Harian

Saat segala sesuatu terasa hancur, mereka berpegangan pada rutinitas dan ritual kecil yang konsisten. Tindakan kecil seperti membereskan tempat tidur atau berjalan kaki menjadi jangkar penting dalam kekacauan. Rutinitas ini adalah pengingat bahwa mereka masih memiliki kendali atas beberapa aspek kehidupan.

4. Mencari Dukungan dan Tidak Mengisolasi Diri

Mereka menyadari isolasi hanya akan memperburuk penderitaan selama masa sulit yang ada. Mencari dukungan dari teman, mentor, atau profesional bukanlah kelemahan, melainkan sebuah strategi cerdas. Mereka bersedia bersikap rentan dan mengaktifkan jaringan dukungan yang sudah dibangun.

5. Memecah Masalah Besar Menjadi Langkah Kecil

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore