
Ilustrasi seseorang sedang olahraga pagi di taman kota dengan ekspresi tenang dan fokus, menunjukkan ketahanan mental. (Freepik)
JawaPos.com - Setiap orang pasti akan menghadapi masa-masa sulit, krisis, atau tekanan berat yang menguji ketahanan diri.
Namun, ada sekelompok orang yang secara konsisten mampu melewati badai dengan relatif utuh dan bahkan lebih kuat dari sebelumnya.
Keberhasilan ini bukan semata-mata karena keberuntungan, melainkan hasil dari disiplin mental yang ketat.
Mereka mengembangkan kemampuan menghadapi kesulitan yang luar biasa, dengan mempraktikkan kebiasaan khusus.
Perilaku ini memungkinkan mereka untuk tidak hanya bertahan tetapi juga menemukan peluang pertumbuhan di tengah kekacauan.
Melansir dari Geediting.com, Mari kita telaah sepuluh perilaku yang membedakan mereka.
1. Mengakui Kenyataan Tanpa Berpikir Bencana
Mereka melihat situasi sulit secara jernih dan menerima kenyataan tanpa melebih-lebihkan dampak buruknya. Hal ini memungkinkan mereka untuk beroperasi dengan apa yang disebut sebagai optimisme realistis, fokus pada kebenaran. Mereka tidak menambahkan lapisan pemikiran bencana di atas masalah yang sudah ada.
2. Fokus pada Hal yang Dapat Dikendalikan
Orang bermental kuat mengalihkan energi mereka dari hal-hal di luar kuasa mereka. Sebaliknya, mereka berfokus hanya pada tindakan yang dapat mereka lakukan untuk memperbaiki situasi. Mereka tahu melepaskan kekhawatiran yang tidak dapat diubah adalah kunci untuk maju.
3. Mempertahankan Rutinitas Harian
Saat segala sesuatu terasa hancur, mereka berpegangan pada rutinitas dan ritual kecil yang konsisten. Tindakan kecil seperti membereskan tempat tidur atau berjalan kaki menjadi jangkar penting dalam kekacauan. Rutinitas ini adalah pengingat bahwa mereka masih memiliki kendali atas beberapa aspek kehidupan.
4. Mencari Dukungan dan Tidak Mengisolasi Diri
Mereka menyadari isolasi hanya akan memperburuk penderitaan selama masa sulit yang ada. Mencari dukungan dari teman, mentor, atau profesional bukanlah kelemahan, melainkan sebuah strategi cerdas. Mereka bersedia bersikap rentan dan mengaktifkan jaringan dukungan yang sudah dibangun.
5. Memecah Masalah Besar Menjadi Langkah Kecil

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
