Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Oktober 2025 | 15.15 WIB

8 Pola Perilaku Orang yang Cenderung Mengubah Masalah Sederhana Menjadi Drama Besar

Ilustrasi seorang wanita berbicara dengan ekspresi berlebihan di tengah kerumunan yang menunjukkan rasa tidak nyaman. (Freepik) - Image

Ilustrasi seorang wanita berbicara dengan ekspresi berlebihan di tengah kerumunan yang menunjukkan rasa tidak nyaman. (Freepik)

JawaPos.com - Beberapa orang tampaknya memiliki bakat khusus untuk membuat masalah kecil menjadi konflik yang berlebihan dan dramatis. Mereka merasa perlu meningkatkan situasi sederhana menjadi tontonan emosional. Kehidupan mereka seolah tidak lengkap tanpa adanya keributan.

Melansir dari Geediting.com Rabu (1/10), ada delapan pola perilaku yang sering diperlihatkan oleh orang-orang seperti ini. Perilaku ini sering kali berakar dari kebutuhan tersembunyi seperti perhatian atau rasa kendali. Mari kita telaah delapan kebiasaan tersebut secara mendalam.

1. Selalu Haus Perhatian

Orang-orang ini sangat mendambakan sorotan dan perhatian penuh dari lingkungannya. Mereka mencari reaksi emosional dari orang lain, baik itu positif maupun negatif. Mereka cenderung menghindari situasi di mana mereka tidak menjadi pusat perhatian.

2. Punya Bakat untuk Melebih-lebihkan

Perilaku ini umum di antara mereka yang suka drama, mengambil hal terkecil dan membesar-besarkannya. Mereka sangat mahir dalam menciptakan badai dari masalah yang sangat kecil. Ini adalah tindakan membuat gunung dari gundukan tanah biasa.

3. Sering Bermain Peran Sebagai Korban

Mereka sering kali menggambarkan diri sendiri sebagai pihak yang teraniaya dalam banyak situasi. Padahal, bisa jadi mereka sendiri yang menjadi pemicu masalah sejak awal. Ini adalah bentuk manipulasi untuk mendapatkan simpati dari orang lain.

4. Berjuang dengan Empati

Satu di antara karakteristik yang melekat adalah kesulitan menempatkan diri pada posisi orang lain. Mereka menemukan tantangan besar untuk memahami perasaan atau perspektif sesama. Reaksi dramatis mereka seringkali berasal dari perjuangan untuk berempati.

5. Sangat Mendambakan Kendali

Kebutuhan mendalam akan kontrol sering berasal dari rasa takut atau rasa tidak aman yang terpendam. Menciptakan drama adalah cara mereka agar merasa memiliki kendali atas lingkungan atau hubungan. Hal ini memberi mereka rasa komando atas kekacauan.

6. Enggan Menerima Solusi

Mereka kerap menunjukkan penolakan terhadap solusi yang logis dan jelas. Ketika disajikan cara keluar yang mudah, mereka malah mencari alasan mengapa itu tidak akan berhasil. Terkadang, mereka hanya ingin didengar tanpa benar-benar ingin menyelesaikan masalah.

7. Punya Bakat Teatrikal yang Kuat

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore