
Ilustrasi seorang wanita berbicara dengan ekspresi berlebihan di tengah kerumunan yang menunjukkan rasa tidak nyaman. (Freepik)
JawaPos.com - Beberapa orang tampaknya memiliki bakat khusus untuk membuat masalah kecil menjadi konflik yang berlebihan dan dramatis. Mereka merasa perlu meningkatkan situasi sederhana menjadi tontonan emosional. Kehidupan mereka seolah tidak lengkap tanpa adanya keributan.
Melansir dari Geediting.com Rabu (1/10), ada delapan pola perilaku yang sering diperlihatkan oleh orang-orang seperti ini. Perilaku ini sering kali berakar dari kebutuhan tersembunyi seperti perhatian atau rasa kendali. Mari kita telaah delapan kebiasaan tersebut secara mendalam.
1. Selalu Haus Perhatian
Orang-orang ini sangat mendambakan sorotan dan perhatian penuh dari lingkungannya. Mereka mencari reaksi emosional dari orang lain, baik itu positif maupun negatif. Mereka cenderung menghindari situasi di mana mereka tidak menjadi pusat perhatian.
2. Punya Bakat untuk Melebih-lebihkan
Perilaku ini umum di antara mereka yang suka drama, mengambil hal terkecil dan membesar-besarkannya. Mereka sangat mahir dalam menciptakan badai dari masalah yang sangat kecil. Ini adalah tindakan membuat gunung dari gundukan tanah biasa.
3. Sering Bermain Peran Sebagai Korban
Mereka sering kali menggambarkan diri sendiri sebagai pihak yang teraniaya dalam banyak situasi. Padahal, bisa jadi mereka sendiri yang menjadi pemicu masalah sejak awal. Ini adalah bentuk manipulasi untuk mendapatkan simpati dari orang lain.
4. Berjuang dengan Empati
Satu di antara karakteristik yang melekat adalah kesulitan menempatkan diri pada posisi orang lain. Mereka menemukan tantangan besar untuk memahami perasaan atau perspektif sesama. Reaksi dramatis mereka seringkali berasal dari perjuangan untuk berempati.
5. Sangat Mendambakan Kendali
Kebutuhan mendalam akan kontrol sering berasal dari rasa takut atau rasa tidak aman yang terpendam. Menciptakan drama adalah cara mereka agar merasa memiliki kendali atas lingkungan atau hubungan. Hal ini memberi mereka rasa komando atas kekacauan.
6. Enggan Menerima Solusi
Mereka kerap menunjukkan penolakan terhadap solusi yang logis dan jelas. Ketika disajikan cara keluar yang mudah, mereka malah mencari alasan mengapa itu tidak akan berhasil. Terkadang, mereka hanya ingin didengar tanpa benar-benar ingin menyelesaikan masalah.
7. Punya Bakat Teatrikal yang Kuat

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
