Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Januari 2025 | 02.32 WIB

Orang yang Menjadikan Makanan Sebagai Pelarian Saat Stres Biasanya Memunculkan 8 Kebiasaan, Menurut Psikologi

Ilustrasi: Orang dengan kebiasaan emotional eating (DC Studio-Freepik) - Image

Ilustrasi: Orang dengan kebiasaan emotional eating (DC Studio-Freepik)

JawaPos.com - Stres dapat memengaruhi perilaku seseorang dalam berbagai cara, termasuk pola makan. Bagi sebagian orang, makanan menjadi pelarian untuk meredakan emosi yang tidak nyaman, seperti cemas, marah, atau sedih.

Kebiasaan ini sering disebut emotional eating, yaitu makan bukan karena lapar fisik, melainkan untuk memenuhi kebutuhan emosional. Meskipun tampak seperti solusi instan, kebiasaan ini dapat memunculkan pola-pola tertentu yang justru memperburuk kondisi fisik maupun mental.

Melansir Blog Herald, berikut adalah delapan kebiasaan yang biasanya muncul pada orang yang menjadikan makanan sebagai pelarian saat stres, menurut psikologi.

1. Mengidam Makanan "Comfort Food"

Saat stres, seseorang cenderung menginginkan makanan yang memberikan rasa nyaman, seperti makanan tinggi gula, lemak, atau karbohidrat.

Contohnya, cokelat, keripik, atau makanan cepat saji. Makanan ini memberikan efek sementara yang membuat mereka merasa lebih baik, tetapi tidak menyelesaikan akar masalah.

2. Melewatkan Waktu Makan

Sebaliknya, beberapa orang justru kehilangan nafsu makan dan melewatkan waktu makan. Ini sering disebabkan oleh perasaan cemas atau beban emosional yang terlalu berat, sehingga mereka tidak memprioritaskan kebutuhan fisik mereka.

3. Makan dengan Cepat

Makan secara terburu-buru tanpa benar-benar menikmati makanan adalah kebiasaan lain yang sering muncul. Hal ini biasanya terjadi karena seseorang ingin segera merasa "lega" dari stres yang mereka rasakan, sehingga mereka makan tanpa memperhatikan rasa kenyang.

4. Kritik Diri Berlebihan

Setelah makan dalam jumlah besar atau memilih makanan yang tidak sehat, orang sering kali merasa bersalah dan mengkritik diri sendiri.

Pikiran seperti "Saya tidak bisa mengendalikan diri" atau "Ini salah saya" menjadi pola yang terus berulang, yang justru memperburuk kondisi mental mereka.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore