
Pengalaman masa kecil yang bentuk perfeksionisme dan stres saat dewasa menurut psikologi./Magnific/ wayhomestudio
JawaPos.com – Psikologi trauma masa kecil mengungkap bahwa pengalaman masa kecil yang menyakitkan secara langsung membentuk perfeksionisme dewasa dan pola stres kronis yang sulit dihilangkan.
Banyak orang dewasa yang hidup dalam tekanan tinggi tidak menyadari bahwa akar perfeksionisme dewasa mereka berasal dari luka psikologi trauma masa kecil yang belum sembuh.
Pengalaman masa kecil yang penuh tuntutan tidak realistis atau kurangnya dukungan emosional meninggalkan jejak stres kronis yang terbawa hingga kehidupan dewasa seseorang.
Dilansir dari laman YourTango pada Senin (22/6), berikut sebelas pengalaman masa kecil yang secara psikologi trauma masa kecil membentuk perfeksionisme dewasa dan stres kronis yang menguras kehidupan orang dewasa setiap harinya.
Baca Juga:Mun Ka Young, Choi Woo Sik, dan Heo Nam Jun Dipastikan Bintangi Drama Baru The Little Mermaid
1. Tidak pernah merasa cukup baik di mata orang tua
Anak-anak yang selalu dikritik meski sudah berusaha keras tumbuh dengan keyakinan bahwa nilai diri mereka hanya ditentukan oleh hasil dan produktivitas semata.
Sebagai orang dewasa, mereka menghindari merayakan pencapaian sendiri dan hanya merasakan kelegaan sementara ketika berhasil menyelesaikan sesuatu, bukan kebanggaan yang tulus.
2. Mengalami pengabaian emosional di masa kecil
Pengabaian di masa kecil mendorong seseorang tumbuh menjadi orang dewasa yang sangat mandiri secara berlebihan dan menolak meminta bantuan meski sangat membutuhkan.
Kondisi ini membuat mereka menanggung tekanan yang jauh terlalu besar sendirian karena keyakinan mereka tentang dunia dan orang lain telah terdistorsi sejak dini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022