
Ilustrasi kecemasan (freepik)
JawaPos.com – Seorang manusia tidak terlepas dengan yang namanya aktifitas atau kegiatan. Namun, tanpa disadari dari aktivitas tersebut kita banyak melakukan melakukan hal-hal kecil yang dapat memicu pada gangguan kecemasan.
Hal ini terjadi karena orang-orang seperti ini sering kali menerapkan ekspektasi tinggi terhadap semua tindakan yang dilakukannya.
Dilansir dari laman Geediting, berikut 5 perilaku kecil yang dapat membuat seseorang dengan mudah mengalami gangguan kecemasan tanpa disadarinya.
1. Berpikir secara berlebihan
Berpikir secara berlebihan seperti jalan licin yang dapat membawa Anda dari satu pikiran kecil yang tidak penting terhadap serangan kecemasan. Inti masalahnya adalah kita sering kali tidak menyadari bahwa terlalu banyak berpikir hingga semuanya terlambat.
Kita cenderung menganggap berpikir berlebihan sebagai respons normal terhadap stres. Namun pada kenyataannya, itu adalah salah satu perilaku paling umum yang memicu kecemasan kita.
Jika Anda merasa terjebak dalam lingkaran pikiran yang tak berujung, mundurlah selangkah. Ingatlah bahwa tidak semua masalah perlu dipecahkan segera, dan terkadang, melepaskannya adalah solusi terbaik.
Serta yang terpenting, jujurlah pada diri sendiri tentang kebiasaan ini. Hanya dengan begitu Anda dapat mulai mengatasinya dan mengurangi pengaruhnya dalam hidup Anda.
2. Perfeksionis
Perfeksionisme adalah sesuatu yang sulit. Perfeksionisme meyakinkan Anda bahwa Anda hanya bersikap tekun atau teliti, padahal kenyataannya, hal itu membuat Anda gagal. Faktanya tidak ada siapapun dan tidak seorang pun yang selalu sempurna dalam melakukan segala hal.
Perfeksionisme sering kali menimbulkan ketidakpuasan kronis dan kritik diri, yang keduanya dapat meningkatkan tingkat kecemasan Anda.
Kenali hal itu sebagai sumber kecemasan yang potensial dan berusahalah untuk bersikap lebih baik kepada diri sendiri. Selesai lebih baik daripada harus sempurna.
3. Kurangnya aktivitas fisik atau olahraga
Olahraga ssecara teratur dapat melepaskan endorfin, peningkat suasana hati alami tubuh kita. Olahraga juga membantu mengatur pola tidur dan mengurangi tingkat stres. Disisi lain, menjalani gaya hidup yang tidak banyak bergerak dapat meningkatkan perasaan cemas dan depresi.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
