Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Oktober 2024 | 05.27 WIB

Jangan Abaikan! 9 Tanda Tubuh Butuh Istirahat Lebih yang Menjadi Sinyal Kuat untuk Kurangi Aktivitas Melelahkan

Ilustrasi tubuh seseorang yang butuh istirahat/freepik - Image

Ilustrasi tubuh seseorang yang butuh istirahat/freepik

JawaPos.com - Sulit mengetahui secara pasti apa yang menghalangi kita mendapatkan tidur malam yang berkualitas.

Apakah sebab memeriksa email kerja di rumah, berolahraga di malam hari, atau hanya sekadar menggulir media sosial sebelum tidur, semua aktivitas ini menguras waktu tidur yang sangat kita butuhkan.

Tidak mengherankan jika satu dari tiga orang dewasa Kanada berusia 35 hingga 64 tahun mengalami kekurangan tidur. Apabila kamu terus-menerus mencari minuman berkafein agar tetap terjaga atau sering menguap sepanjang hari.

Kamu pasti sudah menyadari bahwa kondisi tersebut menjadi sinyal tubuh sedang butuh istirahat. Merangkum careicahealth.com, berikut ini tanda-tanda tubuh butuh istirahat lebih dan mengurangi aktivitas yang melelahkan.

1. Selalu Lapar

Ketika kamu kurang tidur, salah satu sinyal yang dikirim oleh tubuh adalah rasa lapar. Otak akan mencari energi dari makanan sebab tidak memperoleh cukup energi dari tidur. Produksi ghrelin yang dikenal sebagai hormon lapar, meningkat saat kamu kurang istirahat.

Jika kadar ghrelin dalam tubuh terlalu tinggi, kamu akan cenderung mengidam makanan yang kaya lemak dan gula. Selain itu, hormon leptin yang berfungsi mengatur rasa kenyang bisa terganggu, maka mengacaukan sinyal agar berhenti makan. Akibatnya, kamu akan mengonsumsi lebih banyak makanan berlemak dan kandungan gula.

2. Penambahan berat badan

Peningkatan nafsu makan dapat menimbulkan konsumsi makanan yang lebih tinggi dan berujung pada penambahan berat badan. Ketika merasa lelah, kamu cenderung kesulitan untuk memperhatikan apa yang dimakan. Sebaliknya, kamu mencari makanan yang bisa membuatmu merasa lebih terjaga.

Perubahan pada hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang, membuat kamu lebih ingin makanan manis dan gorengan guna mendapatkan energi lebih. Padahal, kurang tidur juga bisa memperlambat metabolisme tubuh. Makanan tinggi kalori yang dikonsumsi pada kondisi ini bisa memicu bertambahnya berat badan.

3. Perubahan kulit

Salah satu tanda jelas dari kurang tidur, yakni timbulnya lingkaran hitam di bawah mata. Sayangnya, ada juga tanda yang kurang terlihat seperti meningkatnya noda pada wajah. Ketika kurang tidur, tubuh bisa menjadi lebih resisten terhadap insulin.

Kondisi ini mendorong kulit memproduksi lebih banyak sebum. Akibat dari resistensi insulin dan peningkatan produksi sebum ini, menyebabkan kulitmu dapat mengalami perubahan yang ditandai dengan munculnya jerawat dan masalah wajah lainnya.

4. Emosional

Salah satu hal yang mungkin disadari saat kurang tidur adalah ketidakstabilan emosi. Misalnya, kamu menjadi bereaksi secara berlebihan terhadap situasi yang biasanya tidak terlalu kamu tanggapi, seperti halnya kesalahan kecil yang justru memicu emosi berlebih.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore