Ilustrasi orang yang punya banyak teman tapi kurang memiliki koneksi mendalam dan bermakna (Pexels/Maurício Mascaro)
JawaPos.com - Persahabatan bukan hanya tentang jumlah orang yang kamu kenal, namun juga tentang kualitas koneksi tersebut. Terkadang, dengan lingkungan pertemuan yang besar, kamu masih merasa tak terhubung dan kesalahpahaman.
Ini adalah pengalaman umum bagi banyak orang dan sering kali disebabkan oleh perilaku halus yang menghalangi hubungan bermakna. Dilansir dari laman Ideapod, Jumat (14/6), terdapat enam perilaku serupa yang ditunjukkan oleh mereka yang memiliki banyak teman namun kurang memiliki koneksi yang mendalam dan bermakna:
1. Percakapan mereka berada di level permukaan
Obrolan ringan sesekali adalah hal yang biasa, namun jika dialog tersebut terus terhenti pada pertanyaan di level seperti "Bagaimana cuacanya?" Itu mungkin merupakan tanda kurangnya kedalaman persahabatanmu.
Orang yang mempunyai banyak teman tetapi tidak memiliki koneksi yang berarti cenderung menghindari percakapan yang mendalam dan pribadi. Mereka menghindari topik yang memerlukan kerentanan atau investasi emosional.
Diskusi semacam ini sering kali terasa beresiko karena membutuhkan keterbukaan, menunjukkan diri yang sebenarnya, seperti kekurangan, ketekunan, impian, dan hal lainnya. Tanpa tingkat keterbukaan ini, persahabatan akan kesulitan mengatasi hal-hal yang dangkal.
2. Empati yang kurang
Empati adalah kemampuan untuk memahami dan berbagi perasaan orang lain. Ini adalah elemen penting dalam membentuk hubungan yang mendalam dan bermakna.
Menurut psikologi, empati yang rendah dapat menyebabkan kurangnya ikatan yang berarti dan perselisihan yang semakin mendalam di sebuah hubungan. Mereka yang memiliki empati rendah mungkin merasa sulit untuk benar-benar ikut merasakan kegembiraan ataupun kepedihan orang lain.
Kesenjangan dalam pemahaman emosional ini sering kali dapat menciptakan penghalang yang mencegah hubungan berkembang melampaui tingkat permukaan.
3. Terus-menerus mencari validasi
Apakah kamu sering mencari penerimaan atau validasi dari teman? Jika iya, ini bisa jadi pertanda bahwa persahabatan kamu tidak memiliki kedalaman dan pemahaman yang dapat menumbuhkan harga diri yang tulus.
Orang yang memiliki banyak teman, tetapi sedikit koneksi yang mendalam, mungkin mereka mengandalkan validasi eksternal untuk meningkatkan kepercayaan diri. Ini dapat diwujudkan dalam bentuk kebutuhan yang konstan akan likes di media sosial atau ketergantungan pada opini orang lain dalam pengambilan keputusan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
