
Ilustrasi persahabatan (Freepik)
JawaPos.com – Memiliki kelompok pertemanan atau circle yang solid sering dianggap sebagai salah satu sumber dukungan sosial penting bagi dewasa muda.
Fenomena ini dipengaruhi oleh berbagai perubahan dalam kehidupan sosial, mulai dari dinamika hubungan hingga perubahan prioritas pribadi.
Berikut 5 alasan yang kerap membuat dewasa muda tidak memiliki circle pertemanan yang stabil, seperti dilansir dari laman Refinery pada Minggu (10/5).
1. Pertemanan Mulai Berjarak karena Perbedaan Prioritas Hidup
Banyak kelompok pertemanan terbentuk karena kedekatan intens selama masa sekolah atau kuliah. Namun, saat memasuki usia dewasa, setiap individu mulai menjalani jalan hidup yang berbeda, termasuk pekerjaan, hubungan asmara, dan tujuan pribadi. Perbedaan tersebut sering membuat hubungan pertemanan menjadi renggang secara alami. Akibatnya, kelompok yang dulu terasa erat perlahan bubar atau kehilangan intensitas interaksi.
2. Relasi Sosial Dewasa Lebih Banyak Bersifat Individual daripada Kelompok
Sebagian dewasa muda lebih nyaman membangun hubungan satu lawan satu dibanding berada dalam kelompok besar. Mereka mungkin memiliki banyak teman dekat, tetapi hubungan antar-teman tersebut tidak saling terhubung menjadi satu circle.
Kondisi ini membuat seseorang sering merasa berada di pinggiran kelompok sosial, meskipun tetap memiliki relasi yang baik secara personal. Situasi tersebut dapat memunculkan rasa kesepian karena tidak adanya rasa memiliki komunitas yang tetap.
3. Kelompok Pertemanan Dewasa Cenderung Sulit Ditembus oleh Orang Baru
Kelompok pertemanan pada usia dewasa biasanya sudah terbentuk lebih lama dan memiliki kedekatan emosional tersendiri. Keakraban itu sering kali menciptakan batas sosial yang tidak mudah dimasuki orang lain.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
