COO Newlab+ Yenny Laksana. (istimewa)
JawaPos.com – Di tengah pesatnya tren perawatan kulit di Indonesia yang membuat masyarakat semakin selektif, Newlab+ secara resmi meluncurkan inovasi terbaru mereka, Brightlogy Intensive UV Shield Day Cream dan Brightlogy Intensive Night Cream, dalam sebuah acara peluncuran di Jakarta, Rabu (25/2).
Langkah ini merupakan jawaban atas kebutuhan konsumen akan produk yang tidak hanya memberikan hasil efektif, tetapi juga menjamin keamanan untuk penggunaan jangka panjang melalui transparansi formulasi berbasis sains.
Produk ini diperkenalkan sebagai "Face Cream Hexyl, Kasta Tertinggi" yang mengandalkan kandungan 1% hexylresorcinol dengan efikasi setara 4% Hydroquinone, namun dipastikan tetap aman, sudah terdaftar di BPOM, serta bersertifikat Halal.
Newlab+ sendiri merupakan brand kecantikan yang berfokus pada pengembangan produk skincare berbasis teknologi modern dengan standar keamanan tinggi serta efektivitas yang teruji.
Di bawah kepemimpinan Founder dan CEO Meliani Muljoredjo bersama COO Yenny Laksana, perusahaan terus mendorong inovasi berbasis sains sekaligus membangun ekosistem kecantikan yang lebih bertanggung jawab melalui edukasi penggunaan skincare yang aman bagi masyarakat Indonesia.
"Kami terus mendorong pengembangan inovasi berbasis sains serta membangun ekosistem kecantikan yang lebih bertanggung jawab melalui edukasi penggunaan skincare yang aman bagi masyarakat Indonesia," tegas Meliani Muljoredjo dan Yenny Laksana, Rabu (25/2).
Peluncuran ini juga mencatatkan sejarah baru melalui pencapaian luar biasa di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui tajuk “Deklarasi Produk Kecantikan Aman oleh Affiliator Terbanyak Secara Serentak.”
Sebanyak 1.700 affiliator secara bersamaan melakukan siaran langsung di platform TikTok pada 25 Februari 2026 sebagai bentuk kampanye edukasi publik mengenai pentingnya penggunaan produk kecantikan yang aman dan sesuai fungsi.
Inisiatif ini menjadi langkah nyata Newlab+ dalam mendorong kesadaran konsumen terhadap penggunaan skincare yang lebih bertanggung jawab serta menjauhkan masyarakat dari risiko klaim manfaat yang berlebihan.
Produk Brightlogy sendiri telah mendapatkan pengakuan dari para pakar kecantikan, termasuk sosok influencer sekaligus edukator kecantikan ternama, Doktif.
Dalam tinjauan profesionalnya, Doktif memastikan bahwa formulasi yang diusung Newlab+ sangat transparan dan jujur dalam menjabarkan manfaat produk kepada konsumen tanpa adanya overclaim.
“Brightlogy Intensive Night Cream telah kami review dari sisi kandungan aktif yang digunakan dan formulasi secara keseluruhan telah sesuai secara fungsi tanpa adanya overclaim terhadap manfaat produk,” ujar Doktif yang karyanya kini telah menjadi andalan bersama Tasya Farasya.
Sebagai bagian dari kampanye edukatif, Newlab+ juga menghadirkan program tukar skincare lama dengan produk Newlab di gerai Watsons sebagai ajakan bagi konsumen untuk beralih ke produk yang lebih aman.
Program ini dijadwalkan berlangsung di Watsons Mall of Indonesia (MOI) dan Watsons Tunjungan Plaza pada 9–15 Maret 2026, serta berlanjut di Watsons Gandaria City pada 16–22 Maret 2026.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
