Kenali perbedaan obesitas dan overweight. (Sumber foto: Freepik)
JawaPos.com - Obesitas dan kegemukan atau overweight merupakan kondisi umum berhubungan dengan kelebihan lemak tubuh. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor seperti genetika, riwayat keluarga, kebiasaan makan, kurangnya aktivitas fisik atau pergerakan.
Indeks Massa Tubuh (IMT) digunakan untuk mengetahui apakah seseorang overweight atau obesitas dengan mengukur lemak tubuh berdasarkan berat dan tinggi badan. Ini didefinisikan sebagai massa tubuh seseorang (dalam kilogram atau kg) dibagi dengan kuadrat tinggi badan seseorang (dalam meter).
Obesitas adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan penumpukan lemak tubuh berlebihan hingga berdampak buruk pada kesehatan. Biasanya ditentukan dengan mengukur BMI seseorang, kata ahli bedah Vikas Kapur, dikutip JawaPos.com dari Healthshots, Senin (4/3).
Sedangkan overweight, juga dinilai menggunakan BMI, mengacu pada berat badan lebih besar dari apa yang dianggap sehat untuk tinggi badan tertentu.
Sebanyak 2,5 miliar orang dewasa berusia 18 tahun ke atas ditemukan alami kegemukan pada tahun 2022, menurut badan kesehatan dunia WHO. Dari jumlah tersebut, 890 juta orang mengalami obesitas.
Lantas, apa saja perbedaan dari obesitas dan overweight?
1. Derajat kelebihan lemak tubuh
Obesitas dan overweight disebabkan oleh terlalu banyak lemak tubuh. Obesitas melibatkan akumulasi lemak tubuh yang lebih signifikan dibandingkan kegemukan.
2. Risiko kesehatan
Orang kegemukan tetap bisa sehat jika menjaga kebiasaan gaya hidup baik seperti rutin berolahraga, pola makan seimbang, tidur cukup, dan manajemen stres. Namun, membawa berat badan berlebih memang meningkatkan risiko terjadinya berbagai masalah kesehatan termasuk diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
Meskipun obesitas dan overweight sama-sama menimbulkan risiko kesehatan, tapi tingkat keparahan dan kemungkinan komplikasi cenderung lebih tinggi pada obesitas. Kondisi seperti hipertensi, kolesterol tinggi, dan penyakit kardiovaskular lebih banyak terjadi pada penderita obesitas, jelas sang ahli.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
