
ilustrasi seseorang yang sedang berusaha berhenti dari adiksi. (Freepik)
JawaPos.com – Apa itu PMO? PMO merupakan adiksi terhadap Pornografi, Masturbasi dan Orgasme. Mungkin beberapa dari kalian pernah atau sering melakukan kegiatan ini. Namun siapa sangka, kebiasaan PMO justru bisa membawa dampak serius, tidak hanya pada kesehatan fisik, tetapi juga pada kondisi mental seseorang.
Banyak orang mungkin belum menyadari bahwa rutinitas ini, jika dilakukan berlebihan, dapat memengaruhi energi, konsentrasi, hingga hubungan sosial. Karena itu, penting untuk memahami lebih dalam apa sebenarnya PMO, mengapa bisa menjadi kebiasaan yang sulit dihentikan, serta bagaimana cara mengatasinya agar hidup lebih sehat dan seimbang.
Ingin tahu apa itu PMO secara lebih mendalam serta dampaknya? Simak penjelasannya berikut!
1. Apa Itu adiksi PMO?
Dilansir dari recovered, PMO merupakan salah satu bentuk perilaku seksual kompulsif yang juga dikenal sebagai gangguan hiperseksualitas atau kecanduan seksual.
“Aduh bahasanya terlalu susah emang maksudnya kompulsif itu apa?”
Tenang, simpelnya, kompulsif adalah tindakan yang memiliki dorongan kuat dan umumnya sulit ditolak, sehingga seseorang akan melakukannya terus menerus.
PMO pada konteks ini adalah salah satu tindakan tersebut. Kecanduan masturbasi sendiri tidak selalu dibarengi dengan kecanduan pornografi.
Dilansir dari Sante Center for Healing, ada beberapa tipe kecanduan masturbasi: rutin dan binge.
Tipe yang rutin umumnya dilakukan dengan jadwal yang teratur. Perilaku ini dapat melibatkan tempat tertentu atau sebagai respons terhadap pemicu lingkungan atau emosional yang spesifik.
Berbeda dengan binge, kategori masturbasi yang satu ini terjadi dalam periode tertentu yang berlangsung berjam-jam atau berhari-hari.
Jika kalian pernah mendengar binge watching – menonton suatu series dalam sekali duduk – aksi yang sama dilakukan pada kategori ini.
Seseorang dapat melakukan tindakan ini secara terus-menerus bahkan jika alat kelaminnya sudah mengalami cedera.
Masturbasi memang tidak berbahaya, tetapi jika dilakukan secara berlebihan akan memberikan dampak yang buruk terhadap hubungan dan fisik Anda.
2. Dampak PMO terhadap Kesehatan Mental dan Fisik

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
