Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Agustus 2026 | 03.06 WIB

Orang yang Berhenti Memakai Cincin Kawin Seiring Bertambahnya Usia? Biasanya Mengadopsi 10 Perilaku

seseorang yang berhenti memakai cincin kawin (Freepik/EyeEm) - Image

seseorang yang berhenti memakai cincin kawin (Freepik/EyeEm)

JawaPos.com - Cincin kawin bukan sekadar perhiasan. 

Dalam psikologi simbolik, cincin pernikahan merupakan representasi dari ikatan emosional, tanggung jawab sosial, serta komitmen terhadap pasangan.

Namun, seiring bertambahnya usia, sebagian orang mulai berhenti mengenakannya. 

Bukan berarti cinta memudar, tetapi perubahan dalam sikap, kepribadian, dan dinamika hubungan seringkali turut memengaruhi keputusan ini. 

Dilansir dari Geediting, menurut psikologi, orang yang berhenti memakai cincin kawin saat usia bertambah biasanya mengadopsi 10 perilaku berikut:

1. Menjadi Lebih Fokus pada Identitas Diri Sendiri

Seiring bertambahnya usia, seseorang cenderung lebih reflektif dan ingin lebih terhubung dengan dirinya sendiri. 

Mereka mulai meninjau kembali siapa mereka di luar peran sebagai pasangan. 

Berhenti memakai cincin bisa menjadi simbol transisi ke fase di mana mereka lebih mengedepankan jati diri pribadi, bukan hanya sebagai "istri/suami dari...".

2. Mengadopsi Pandangan Baru tentang Pernikahan

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore