
seseorang yang berpura-pura kaya / freepik
JawaPos.com - Di era media sosial dan tekanan gaya hidup modern, citra sering kali terasa lebih penting daripada kenyataan. Banyak orang ingin terlihat sukses, mapan, dan “berkelas”, meskipun kondisi keuangan mereka sebenarnya jauh dari itu. Dalam psikologi, fenomena ini sering dikaitkan dengan kebutuhan akan validasi sosial, harga diri yang rapuh, dan dorongan untuk diterima.
Menariknya, orang yang berpura-pura kaya jarang menunjukkannya secara terang-terangan. Justru, perilaku mereka sering kali halus dan terselubung.
Dilansir dari Expert Editor pada Jumat (24/4), terdapat 10 tanda yang sering muncul menurut perspektif psikologi.
1. Terlalu Fokus pada Barang Bermerek
Mereka cenderung menonjolkan merek daripada fungsi. Tas, sepatu, jam tangan, atau gadget harus terlihat “mahal”, bahkan jika itu berarti membeli secara kredit atau memaksakan diri secara finansial.
Secara psikologis, ini disebut sebagai symbolic self-completion, yaitu usaha melengkapi identitas diri melalui simbol eksternal.
2. Sering Membicarakan Uang atau Status
Alih-alih diam, mereka justru sering menyelipkan pembicaraan tentang harga barang, gaji, atau koneksi sosial. Tujuannya adalah membangun persepsi bahwa mereka berada di level tertentu.
Orang yang benar-benar mapan biasanya tidak merasa perlu terus-menerus membuktikan statusnya.
3. Gaya Hidup “All Out” di Depan Orang, Hemat Ekstrem di Balik Layar
Mereka bisa terlihat royal saat nongkrong atau di acara sosial, tetapi sangat menekan pengeluaran di aspek lain—bahkan yang penting.
Ini mencerminkan konflik internal antara citra yang ingin ditampilkan dan realitas keuangan yang sebenarnya.
4. Terobsesi dengan Validasi Media Sosial
Setiap aktivitas harus terlihat “wah” di media sosial: makan di tempat mahal, staycation, atau pamer barang baru.
Psikologi menyebut ini sebagai external validation dependency—ketergantungan pada pengakuan orang lain untuk merasa berharga.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
