
seseorang yang menjadi lebih disukai./Freepik/pressfoto
JawaPos.com - Di era media sosial dan pencitraan digital seperti sekarang, banyak orang percaya bahwa untuk disukai, seseorang harus tampil menarik, memiliki barang mewah, jabatan tinggi, atau status sosial yang mengesankan.
Penampilan, kekayaan, dan popularitas sering dianggap sebagai kunci utama penerimaan sosial. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian.
Faktanya, manusia secara naluriah lebih terhubung pada perilaku dibandingkan atribut luar. Sikap, cara berbicara, empati, dan kehadiran emosional jauh lebih menentukan apakah seseorang disukai, dihormati, dan dipercaya.
Penampilan bisa menarik perhatian, tetapi perilaku membangun hubungan. Status bisa mengundang respek, tetapi karakter menumbuhkan kedekatan.
Dilansir dari Geediting pada Rabu (4/2), jika Anda ingin benar-benar lebih disukai—bukan hanya dikagumi dari jauh—fokuslah pada delapan perilaku berikut ini:
1. Mendengarkan dengan Tulus, Bukan Sekadar Menunggu Giliran Bicara
Banyak orang berpura-pura mendengarkan, padahal sebenarnya sedang menyiapkan jawaban di kepala mereka. Orang yang benar-benar disukai adalah mereka yang hadir secara utuh dalam percakapan.
Mendengarkan dengan tulus berarti:
Menatap lawan bicara dengan penuh perhatian
Tidak memotong pembicaraan
Merespons dengan empati, bukan penghakiman
Mengingat detail kecil dari cerita orang lain
Ketika seseorang merasa didengar, ia merasa dihargai. Dan rasa dihargai adalah fondasi dari rasa suka.
2. Bersikap Rendah Hati, Bukan Merendahkan Diri
Kerendahan hati bukan berarti meremehkan diri sendiri, tetapi tidak merasa lebih tinggi dari orang lain. Orang yang rendah hati:

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
