
seseorang yang meninggalkan hal-hal buruk saat pindah ke tempat baru./Freepik/tirachardz
JawaPos.com - Dalam hidup, berpindah ke tempat yang dianggap lebih bagus—entah itu lingkungan kerja, kota, lingkar pertemanan, atau status sosial—sering dipandang sebagai tanda kemajuan.
Secara lahiriah, perubahan ini terlihat positif: fasilitas lebih lengkap, orang-orang lebih “berkualitas”, peluang lebih besar.
Namun, menurut psikologi, proses naik kelas ini hampir selalu disertai kehilangan-hal kecil yang jarang disadari, tetapi berdampak besar pada kesehatan mental dan identitas diri.
Dilansir dari Geediting pada Senin (26/1), terdapat delapan hal sepele yang kerap ditinggalkan orang saat berpindah ke tempat yang “lebih bagus”, dilihat dari sudut pandang psikologi.
1. Rasa Aman untuk Menjadi Diri Sendiri
Di tempat lama, seseorang biasanya tidak perlu terlalu memikirkan cara berbicara, berpakaian, atau berekspresi.
Ada rasa aman karena sudah diterima apa adanya. Saat pindah ke lingkungan yang “lebih bagus”, standar sosial sering kali lebih tinggi dan tidak tertulis.
Menurut psikologi sosial, manusia cenderung melakukan self-monitoring berlebihan di lingkungan baru yang dianggap superior. Akibatnya, orang mulai menyensor diri sendiri. Bukan karena ingin, tapi karena takut terlihat “tidak pantas”.
Tanpa sadar, rasa aman untuk menjadi diri sendiri perlahan menghilang.
2. Kebebasan Melakukan Kesalahan Kecil
Di lingkungan lama, kesalahan kecil sering dimaklumi. Lupa, ceroboh, atau tidak tahu sesuatu masih dianggap wajar. Namun di tempat yang “lebih bagus”, kesalahan kecil terasa seperti kegagalan besar.
Psikologi kognitif menjelaskan bahwa tekanan performa tinggi meningkatkan fear of failure. Orang menjadi lebih kaku, perfeksionis, dan sulit menikmati proses belajar. Padahal, ruang untuk salah adalah fondasi pertumbuhan psikologis yang sehat.
Yang hilang bukan hanya toleransi orang lain, tapi juga toleransi terhadap diri sendiri.
3. Hubungan yang Tidak Transaksional
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022