
Razia balap liar di Gresik berhasil menangkap enam remaja di bawah umur. (Istimewa).
JawaPos.com - Bukan hanya meresahkan warga Kota Pahlawan, maraknya aksi balap liar juga menjadi sorotan Polrestabes Surabaya. Kendaraan yang dipakai sering dimodifikasi tidak sesuai standar keamanan.
Modifikasi kendaraan mulai dari knalpot brong yang berisik, tak memasang spion, shock depan mati, hingga stang jepit atau rendah. Mesin pun diubah (bore up) dengan suara kasar, ditambah ban cacing yang kecil.
"Rata-rata kalau yang balap liar saya rasa enggak ada yang sesuai spek ya. Itu sudah hukum malam, dari zaman saya sekolah juga sudah seperti itu," tutur Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya pada Rabu (28/1).
Menindaklanjuti fenomena tersebut, Satlantas Polrestabes Surabaya rutin lakukan operasi terutama malam hari. Mereka tak segan menilang sampai menyita kendaraan untuk balap liar.
Dalam dua bulan terakhir, lanjut AKBP Galih, pihaknya telah menyita sekitar 141 unit motor dari ungkap kasus curanmor. Kendaraan tersebut dipamerkan dalam Bazar Ranmor di Mapolrestabes Surabaya.
"Terakhir motor balap liar ini tangkapannya ada sekitar 141 unit, di mana ini kita melaksanakan penangkapannya dengan pola khusus dengan sistem hunting oleh anggota di lapangan setiap malam," imbuhnya.
Meski demikian, Kasatlantas Polrestabes Surabaya menegaskan pihaknya tidak melarang masyarakat memodifikasi kendaraan bermotor. Apalagi jika tujuannya untuk kontes seperti street legal.
Motor modifikasi street legal biasanya tetap layak jalan karena tidak mengubah rangka utama. Fitur keselamatan tetap dipertahankan seperti memasang lampu, spion, rem sesuai standar dan lulus uji tipe.
"Beberapa waktu lalu, ada rekan-rekan yang menghubungi saya terkait modifikasi motor. Saya sampaikan kalau modifikasi untuk kontes tidak ada larangan, tapi ada aturannya," terang AKBP Galih.
Aturannya adalah kendaraan yang dimodifikasi tidak sesuai standar harus diangkut memakai mobil towing. Hal ini agar tidak membuat resah masyarakat dan membahayakan pengguna jalan lain.
"Selama dia street legal, tidak akan ditilang. Tetapi kalau tidak street legal silakan diangkut melalui towing ke kontes modifikasinya, sehingga tidak menggunakan jalan raya sebagai sarana (arena balap liar)," pungkasnya. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022