
Ilustrasi seseorang berdiri dengan tangan menyilang di dada, terlihat dingin dan tidak ramah, namun sebenarnya mencoba melindungi diri dari lingkungan sekitarnya./Freepik
JawaPos.com - Kita sering menilai seseorang dari kesan pertama yang tampak di permukaan.
Beberapa perilaku mungkin terlihat kasar atau tidak sopan. Padahal, perilaku tersebut sering kali berasal dari dorongan kuat untuk melindungi diri.
Melansir dari Geediting.com Rabu (6/8), ada delapan perilaku yang salah kita artikan. Tindakan ini sejatinya adalah mekanisme perlindungan diri yang dalam. Mari kita kupas lebih dalam delapan perilaku tersebut.
1. Humor Defensif
Terkadang, humor bisa menjadi perisai dari perasaan tidak nyaman atau kritik. Humor yang sarkastik atau merendahkan diri adalah cara menghindari pembicaraan serius. Ini adalah cara seseorang mengalihkan perhatian dari kelemahan diri.
Perilaku ini tidak bertujuan untuk kasar, melainkan menangkis serangan emosional. Ini adalah mekanisme pertahanan diri untuk menjaga jarak.
2. Membatalkan Janji Terus-menerus
Membatalkan janji secara konstan sering kali kita anggap tidak sopan. Padahal, ini merupakan cara seseorang menghindari interaksi sosial yang berlebihan. Ini adalah bentuk perlindungan diri dari kelelahan.
Perilaku ini menunjukkan bahwa mereka sedang berjuang menghadapi sesuatu. Hal ini adalah cara seseorang melindungi energi mental dan emosionalnya.
3. Sikap Tidak Peduli
Pria dan wanita yang tampak acuh tak acuh sebenarnya sedang melindungi diri. Mereka tidak ingin menunjukkan kerapuhan emosional di depan umum. Ini adalah cara mereka menghindari perhatian.
Perilaku ini adalah mekanisme pertahanan diri, bukan tanda ketidakpedulian yang tulus. Mereka ingin menjaga perasaannya agar tidak terlihat.
4. Perilaku Terlalu Kritis
Orang yang terlalu kritis terhadap orang lain sesungguhnya sedang melindungi diri dari rasa tidak mampu. Mereka mengalihkan kekurangan diri dengan menyoroti kesalahan orang lain. Ini adalah cara mereka merasa lebih berkuasa.
Dengan mencari kesalahan orang lain, mereka merasa memiliki kendali lebih. Perilaku ini hanyalah upaya untuk mengalihkan perhatian dari ketidakamanan diri.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
