Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Juni 2025 | 01.10 WIB

Inilah 10 Perilaku Khas Pria yang Terlihat Percaya Diri Namun Berjuang Secara Emosional

Ilustrasi seorang pria yang tampak kuat dan percaya diri di luar, namun mungkin sedang menghadapi perjuangan emosional di dalam dirinya./Freepik - Image

Ilustrasi seorang pria yang tampak kuat dan percaya diri di luar, namun mungkin sedang menghadapi perjuangan emosional di dalam dirinya./Freepik

JawaPos.com - Dalam masyarakat kita, pria seringkali diharapkan untuk selalu tampil kuat dan tidak menunjukkan kerentanan sama sekali.

Tuntutan ini kadang membuat banyak pria terpaksa menyembunyikan perjuangan emosional mereka di balik topeng percaya diri yang sangat meyakinkan.

Fenomena ini seringkali tidak disadari oleh lingkungan sekitar, bahkan oleh diri mereka sendiri yang mengalaminya. Menariknya, ada beberapa perilaku khas yang seringkali muncul sebagai tanda perjuangan batin ini.

Melansir dari Geediting.com Sabtu (21/6), berikut adalah 10 perilaku yang kerap ditunjukkan oleh pria seperti itu.

1. Menghindari Pembicaraan Mendalam

Mereka cenderung mengalihkan topik atau menghindar saat percakapan mulai menyentuh area emosional yang lebih sensitif. Obrolan ringan dan faktual lebih nyaman bagi mereka daripada berbagi perasaan terdalam yang sebenarnya.

2. Kesulitan Meminta Bantuan Orang Lain

Individu ini sangat menekankan kemandirian, merasa harus menyelesaikan segalanya sendiri tanpa dukungan dari pihak luar. Mereka menganggap meminta bantuan adalah tanda kelemahan, sebuah hal yang harus dihindari sama sekali.

3. Mencari Pengakuan Terus-menerus

Meskipun tampak percaya diri, mereka sebenarnya sangat bergantung pada pujian atau validasi dari orang lain di sekelilingnya. Pencapaian yang diraih seringkali ditujukan untuk mengisi kekosongan emosional daripada kepuasan pribadi murni.

4. Sulit Mempercayai Orang Lain Sepenuhnya

Mereka memiliki kecenderungan kuat untuk menjaga jarak dan tidak sepenuhnya membuka diri kepada siapa pun di sekitarnya. Perasaan curiga yang mendalam seringkali menghambat pembentukan ikatan emosional yang tulus dan bermakna.

5. Menyembunyikan Emosi Negatif dari Publik

Marah, sedih, atau takut adalah emosi yang sangat jarang mereka tunjukkan secara terbuka di depan umum atau bahkan orang terdekat. Mereka berusaha keras untuk selalu menampilkan wajah tenang dan terkontrol, seolah tidak ada masalah sama sekali.

6. Menggunakan Humor Sebagai Pengalihan

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore