
Ciri Orang yang Tidak Suka Menginjak Retakan Trotoar, 8 Perilaku Alam Bawah Sadar yang Memengaruhi
JawaPos.com - Kita semua pernah melihatnya, bukan? Seorang teman (atau mungkin anda!) yang berjalan hati-hati di trotoar, dengan cermat menghindari setiap retakan di jalan.
Sekilas, hal itu mungkin tampak seperti kebiasaan yang tidak berbahaya atau mungkin takhayul yang tersisa dari masa kecil. Tapi ternyata, kebiasaan ini bisa mengungkap ciri kepribadian dan kondisi psikologis tertentu yang menarik untuk dibahas.
Orang yang tidak suka menginjak retakan trotoar sering kali memiliki kebiasaan unik yang berasal dari perilaku alam bawah sadar mereka.
Dari kecenderungan mencari pola hingga kebutuhan akan rasa aman, dilansir dari Blog Herald pada Rabu (26/3) berikut adalah delapan alasan mengapa seseorang bisa menghindari celah di trotoar tanpa menyadarinya.
1. Kecenderungan Menemukan Pola di Mana-Mana
Salah satu hal pertama yang sering terlihat pada orang yang tidak suka menginjak retakan trotoar adalah kebiasaan mereka dalam menemukan pola di mana-mana. Otak mereka mendambakan keteraturan dan prediktabilitas.
Seolah-olah perilaku alam bawah sadar mereka terus-menerus memindai lingkungan untuk mencari pola, seperti menghitung ubin lantai, memperhatikan objek simetris, atau menghindari menginjak garis.
Ada alasan ilmiah di balik ini. Otak manusia memang dirancang untuk mencari pola agar bisa memprediksi sesuatu dan merasa lebih aman.
Dalam kehidupan sehari-hari, mereka yang memiliki kebiasaan ini mungkin juga lebih suka menata barang di meja kerja dengan sangat rapi atau selalu memastikan barang-barang pribadi mereka diletakkan di tempat yang sama.
2. Takut Tertimpa Kesialan
Takhayul seperti "Injak retakan, punggung ibumu akan patah" mungkin terdengar kekanak-kanakan, tetapi beberapa orang tetap mempertahankan kepercayaan semacam itu hingga dewasa. Perilaku alam bawah sadar ini sering kali berakar dari ketakutan terhadap nasib buruk, betapapun kecilnya.
Ketakutan ini bisa meluas ke aspek lain dalam hidup mereka. Misalnya, ada yang selalu mengenakan pakaian keberuntungan saat wawancara kerja atau menghindari berjalan di bawah tangga.
Dalam psikologi, ini disebut sebagai cognitive bias, di mana seseorang secara tidak sadar menghubungkan tindakan tertentu dengan hasil yang sebenarnya tidak berkaitan.
3. Terobsesi dengan Detail
Jika anda mengenal seseorang yang sangat teliti—orang yang langsung menyadari jika ada bingkai foto yang miring atau noda kecil di baju—kemungkinan besar mereka juga termasuk orang yang tidak suka menginjak retakan trotoar. Ini karena mereka cenderung memperhatikan hal-hal kecil yang sering diabaikan oleh orang lain.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
