
Ilustrasi Pria yang Diam-Diam Haus Perhatian dan Kasih Sayang Menurut Psikologi (freepik)
JawaPos.com - Memahami cara kerja pikiran manusia memang tidak mudah, terutama ketika mencoba mengungkap tanda-tanda tersembunyi dari seseorang yang menyembunyikan kebutuhannya.
Pria, khususnya, sering kali enggan mengakui bahwa mereka mendambakan perhatian dan kasih sayang. Faktor sosial dan ekspektasi lingkungan membuat mereka cenderung menutupi perasaan tersebut.
Namun, psikologi telah mengidentifikasi beberapa perilaku yang dapat menjadi petunjuk bahwa seorang pria sebenarnya haus akan perhatian dan kasih sayang.
Dilansir dari laman Geediting, Sabtu (15/03), berikut adalah tujuh perilaku pria yang secara diam-diam menginginkan perhatian dan kasih sayang:
1. Terlalu Kompetitif
Dalam psikologi, kompetisi sering kali menjadi cara untuk mendapatkan perhatian dan pengakuan.
Pria yang diam-diam mendambakan kasih sayang cenderung menunjukkan sikap kompetitif yang berlebihan, baik dalam pekerjaan, pergaulan, atau sekadar interaksi santai. Mereka berusaha tampil lebih unggul karena percaya bahwa dengan demikian, mereka akan lebih menarik dan mendapatkan perhatian.
Jika sifat kompetitif ini terlalu ekstrem dan didorong oleh perasaan kurang dihargai, hal itu bisa menjadi indikasi adanya kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi.
2. Menghindari Kerentanan Emosional
Pria yang merindukan perhatian sering kali sulit untuk terbuka tentang perasaannya.
Mereka mungkin enggan membahas masalah pribadi atau cenderung mengabaikan percakapan emosional. Hal ini terjadi karena norma sosial sering kali mengajarkan bahwa menjadi rentan berarti menunjukkan kelemahan.
Akibatnya, mereka lebih memilih menyembunyikan perasaan mereka daripada mengambil risiko dikritik atau diremehkan. Namun, memahami pentingnya kerentanan dapat membantu mereka membangun hubungan yang lebih kuat dan sehat.
3. Berlebihan dalam Merawat Penampilan
Saat seorang pria merasa haus akan perhatian, ia bisa saja mulai terlalu fokus pada penampilan fisiknya.
Mereka mungkin menghabiskan banyak waktu untuk merawat tubuh, berolahraga secara berlebihan, atau bahkan mempertimbangkan prosedur estetika.
Motivasi di balik perilaku ini sering kali adalah keyakinan bahwa daya tarik fisik akan meningkatkan rasa percaya diri dan menarik lebih banyak kasih sayang. Namun, jika berlebihan, hal ini bisa menjadi tanda dari kebutuhan akan validasi eksternal yang tidak sehat.
4. Selalu Butuh Validasi
Pria yang kurang mendapatkan perhatian dan kasih sayang mungkin menunjukkan kebutuhan yang tinggi akan validasi dari orang lain.
Mereka terus-menerus mencari pengakuan atas pencapaian, penampilan, atau tindakan mereka. Jika kritik sekecil apa pun membuat mereka merasa tidak dihargai, ini bisa menjadi tanda bahwa mereka bergantung pada opini eksternal untuk membangun harga diri mereka.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
