seseorang yang tidak peduli dengan pendapat orang lain./Freepik/The Yuri Arcurs Collection
JawaPos.com - Dalam kehidupan sosial, kita sering diajarkan untuk mempertimbangkan pendapat orang lain.
Namun, ada sebagian orang yang tampak benar-benar tidak terpengaruh oleh opini sekitar. Mereka tidak mudah goyah oleh kritik, cibiran, atau bahkan pujian.
Dalam kajian psikologi modern—termasuk teori kepribadian seperti Big Five Personality Traits yang dipopulerkan oleh tokoh-tokoh seperti Paul Costa dan Robert McCrae—sikap ini bukan sekadar “cuek”. Ada pola kepribadian tertentu yang membuat seseorang relatif kebal terhadap tekanan sosial.
Konsep locus of control diperkenalkan oleh Julian Rotter. Individu dengan internal locus of control percaya bahwa hidup mereka ditentukan oleh keputusan dan tindakan sendiri, bukan oleh opini atau tekanan eksternal.
Karena itu, pendapat orang lain tidak dianggap sebagai faktor penentu. Mereka mendengar masukan, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan mereka.
3. Tidak Memiliki Kecenderungan People-Pleasing
Orang yang sangat peduli pada opini orang lain biasanya cenderung menjadi people pleaser—takut mengecewakan, sulit berkata tidak, dan rela mengorbankan diri demi diterima.
Sebaliknya, individu yang tidak peduli dengan penilaian sosial tidak merasa wajib menyenangkan semua orang. Mereka memahami bahwa tidak mungkin disukai semua orang, dan itu tidak menjadi masalah.
4. Memiliki Kejelasan Nilai dan Prinsip Hidup
Seseorang yang tahu apa yang diyakininya akan lebih tahan terhadap tekanan sosial. Mereka sudah memiliki “kompas internal”.
Konsep ini selaras dengan gagasan aktualisasi diri dalam teori Abraham Maslow. Individu yang bergerak menuju aktualisasi diri cenderung hidup berdasarkan nilai pribadi, bukan sekadar mengikuti norma demi penerimaan sosial.
5. Tingkat Neurotisisme yang Rendah
Dalam model Big Five, neurotisisme berkaitan dengan kecenderungan mudah cemas, khawatir, atau sensitif terhadap kritik.
Orang yang tidak terlalu peduli pada pendapat orang lain biasanya memiliki tingkat neurotisisme yang lebih rendah. Mereka tidak mudah tersinggung atau terombang-ambing oleh komentar negatif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022